Pada 31 Januari, Jin10 melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump mengumumkan pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya pada 30 Januari, UTC+8. Menurut Jin10, penunjukan Warsh dapat mengarah pada dua perubahan potensial dalam kebijakan Federal Reserve: pergeseran menuju strategi 'pemotongan suku bunga dan pengurangan neraca' serta komunikasi yang lebih baik dengan Presiden. Namun, beberapa logika dasar dan kerangka kebijakan jangka menengah diharapkan tetap tidak berubah. Fokus pemerintahan Trump pada pendukung pasar modal dan likuiditas yang luas akan terus berlanjut, dengan kebijakan moneter umumnya condong ke arah sikap yang lebih akomodatif relatif terhadap kekuatan ekonomi. Dalam jangka menengah, erosi independensi Federal Reserve dan penurunan nilai intrinsik dolar mungkin akan berlanjut.