Terjadi kecelakaan dramatis di pasar perak pada 30 Januari 2026, dengan harga terjun sekitar 30% dalam satu hari — menandai salah satu penurunan harian terburuk sejak 1980.

Perak telah melonjak secara dramatis dalam beberapa bulan terakhir (mencapai lebih dari $100–$120 per ons setelah kenaikan besar pada 2025), sebelum tiba-tiba jatuh kembali ke sekitar $99 atau lebih rendah dalam beberapa laporan, dengan penurunan intraday bahkan lebih curam.

### Pemicu Utama

Katalis utama tampaknya adalah penunjukan Presiden Donald Trump terhadap Kevin Warsh (mantan gubernur Fed) sebagai Ketua Federal Reserve berikutnya.

- Warsh dipandang relatif hawkish terhadap inflasi dan lebih menghormati independensi Fed dibandingkan beberapa alternatif yang diperkirakan.

- Pasar menginterpretasikan ini sebagai mengurangi risiko intervensi politik yang berat atau kebijakan yang terlalu dovish, yang sebelumnya mendukung logam mulia sebagai lindung nilai.

- Ini menyebabkan penguatan cepat dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi, dan pergeseran dari aset tempat berlindung yang aman seperti emas dan perak menuju investasi yang lebih berisiko.

### Faktor yang Berkontribusi

Beberapa elemen lain memperkuat penjualan:

1. Prabudi untung setelah reli ekstrem — Perak telah lebih dari tiga kali lipat nilainya selama tahun sebelumnya dan sangat dibeli berlebihan. Posisi panjang spekulatif segera dibongkar setelah sentimen berubah, menciptakan gelombang penjualan yang dipaksa.

2. Dolar AS yang lebih kuat — Dolar yang meningkat membuat logam mulia menjadi lebih mahal bagi pembeli non-AS dan mengurangi daya tariknya sebagai penyimpan nilai alternatif.

3. Mekanika teknis dan pasar — Posisi yang terlalu berleverase, aktivitas opsi panggilan yang tinggi, dan tekanan terkait margin yang potensial (termasuk penyesuaian CME sebelumnya) berkontribusi pada kecepatan dan keparahan penurunan.

Perak tetap sangat volatil dan berperilaku lebih seperti taruhan makro yang berleverase daripada emas murni (karena penggunaannya dalam industri dan pasar yang lebih tipis), jadi sering kali mengalami pergerakan yang berlebihan ke kedua arah.

Meskipun terjadinya crash, harga perak masih jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu dan secara keseluruhan pada bulan Januari.

Analis terbagi tentang masa depan: beberapa (seperti JPMorgan) memperingatkan kemungkinan penurunan lebih lanjut menuju $50 jika koreksi semakin dalam, sementara yang lain melihat ini sebagai penarikan yang sehat dalam tren bullish jangka panjang yang didukung oleh permintaan industri (tenaga surya, elektronik) dan kendala pasokan.

Pasar dapat berubah dengan cepat, jadi ini berdasarkan laporan per akhir 31 Januari 2026. Untuk harga atau perkembangan terbaru, periksa sumber waktu nyata seperti Kitco, Bloomberg, atau bursa berjangka.

$XAG #Silver

XAG
XAGUSDT
83.41
-2.06%