Dalam beberapa hari terakhir, pasar cryptocurrency mengalami pukulan berat. Harga Bitcoin dengan cepat turun menjadi 75,644 dolar, yang merupakan level terendah yang dicapai sejak April 2025. Penurunan ini bukanlah pergerakan sementara, melainkan datang dengan sinyal tekanan yang jelas di pasar.
Dengan penurunan ini, indikator teknis menunjukkan gambaran yang tegang. Indeks kekuatan relatif memasuki zona jual berlebihan, mencerminkan keadaan panik di antara para trader. Pada saat yang sama, indikator MACD terus memberikan sinyal turun, sementara level 75,000 dolar muncul sebagai penghalang psikologis dan dukungan yang menarik perhatian semua orang.
Dalam beberapa jam, Bitcoin diperdagangkan mendekati 78.431 dolar, mencatat penurunan sekitar 5,54% dalam satu hari, dan kehilangan sekitar 9,48% selama seminggu. Penurunan ini tidak hanya terbatas pada Bitcoin saja. Pasar secara keseluruhan kehilangan lebih dari 100 miliar dolar dari nilainya, dengan total kapitalisasi pasar cryptocurrency mencapai 1,56 triliun dolar.
Volume perdagangan meningkat pesat mencapai 74,7 miliar dolar, dalam skenario yang mencerminkan gelombang pengurangan leverage yang ganas. Selama pergerakan ini, terjadi likuidasi posisi beli panjang dengan nilai berkisar antara 1,4 hingga 1,7 miliar dolar, yang memperdalam penurunan dan meningkatkan tingkat volatilitas. Meskipun demikian, Bitcoin mempertahankan dominasi tinggi pada 59,37%, yang menunjukkan fokus utama tetap padanya meskipun mengalami kerugian.
Di balik layar, beberapa faktor bersatu untuk mendorong investor menjauh dari risiko. Penunjukan Kevin Warsh sebagai ketua Federal Reserve menimbulkan kekhawatiran karena posisinya yang ketat. Pada saat yang sama, tekanan meningkat dengan penutupan sebagian pemerintah AS dan penerapan tarif perdagangan antara 10% hingga 25% pada barang-barang Eropa. Selain itu, ketegangan geopolitik setelah ledakan di pelabuhan Bandar Abbas di Iran juga berkontribusi mendorong dana menuju uang tunai dan aset aman.
Bahkan dukungan institusional tampak menurun. Dana ETF Bitcoin mencatat arus keluar besar, termasuk 509,7 juta dolar dalam satu hari, yang mencerminkan penarikan sementara modal institusional dari pasar.
Dalam skenario ini, level 75.000 dolar menjadi titik pengamatan yang sensitif. Di sekitarnya terkonsentrasi kontrak opsi penting, yang meningkatkan bobot teknis dan psikologisnya. Penembusan level ini dapat membuka jalan untuk menguji area 72.000 dolar, sementara area 80.000 dolar tetap menjadi resistensi dekat yang menghalangi setiap pemulihan cepat. Indeks ketakutan dan keserakahan turun ke 18, yang merupakan level ketakutan ekstrem yang secara historis telah membentuk titik rendah lokal, meskipun tidak ada jaminan.
Di tengah kondisi ini, risiko tetap tinggi. Ketakutan yang mendominasi dan volume likuidasi yang besar berarti adanya volatilitas yang tajam, terutama untuk posisi dengan leverage tinggi, di mana risiko likuidasi total menjadi nyata. Di rantai, data menunjukkan penurunan sekitar 12% dalam tingkat hash jaringan akibat badai salju di Amerika Serikat, yang menambah tekanan psikologis jangka pendek pada pasar.
Cerita sekarang bukan hanya soal harga, tetapi juga cerita tentang pasar yang mengalami ketegangan antara ketakutan dan pengharapan, di mana semua orang mengamati level 75.000 dolar, menunggu apakah itu akan bertahan sebagai awal stabilitas, atau berubah menjadi stasiun sementara dalam gelombang penurunan yang lebih dalam.

