Meskipun token bertujuan untuk mendemokratisasi akses terhadap logam, nilainya dapat berfluktuasi dengan cepat, kadang-kadang menyamai volatilitas cryptocurrency seperti Bitcoin selama krisis, alih-alih menawarkan stabilitas mutlak dari aset fisik.

Dampak Volatilitas pada Token Logam Berharga:

Korelasi langsung: Token emas (seperti PAXG) atau perak bergerak seiring dengan harga spot, dengan cepat mencerminkan koreksi tajam atau lonjakan mendadak.

Volatilitas tinggi: Meskipun didukung, aset ini dapat menunjukkan volatilitas yang tinggi, seringkali diklasifikasikan antara 8% dan 15%, terutama selama peristiwa luar biasa.

Risiko tempat berlindung: Berbeda dengan logam fisik, token yang didukung oleh emas tidak selalu menunjukkan perilaku "aset tempat berlindung" yang aman selama krisis, menunjukkan volatilitas yang mirip dengan pasar kripto selama pandemi.

Risiko khusus token: Selain volatilitas harga logam, aset digital ini menghadapi risiko kontrak pintar, keamanan di blockchain, dan kurangnya regulasi yang jelas.

Perak vs. Emas: Perak biasanya lebih volatil daripada emas, yang tercermin pada tokennya, menawarkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi tetapi juga penurunan yang lebih besar, didorong oleh permintaan industri. $BTC

BTC
BTCUSDT
67,127.7
+0.31%

#PreciousMetalsTurbulence