Penjualan pasar kripto semakin dalam pada hari Senin, dengan Bitcoin dan sebagian besar altcoin berada dalam keadaan merah. Bitcoin turun menjadi $75,000, sementara kapitalisasi pasar kripto total turun 4,4% dalam 24 jam terakhir menjadi $2,55 triliun, mencerminkan kelemahan yang meluas di seluruh sektor.
Altcoin mengalami kerugian besar, dengan beberapa yang paling terpuruk termasuk River, Monero, Ethereum, Nexo, Chainlink, dan Kaspa. Ethereum termasuk yang paling terpukul, terjun 10% dalam 24 jam menjadi rendah $2,200.
Indeks Ketakutan dan Keserakahan Menunjukkan Ketakutan Ekstrem ⚠️
Kecelakaan pasar crypto yang sedang berlangsung bertepatan dengan penurunan tajam dalam Indeks Ketakutan dan Keserakahan, yang jatuh ke 15, menempatkan sentimen dengan tegas di zona ketakutan ekstrim — level terendah dalam lebih dari sebulan.

Lonjakan ketakutan ini mencerminkan penyerahan yang meluas, saat investor keluar dari posisi di tengah kinerja yang terus-menerus buruk di seluruh aset digital. ETF Bitcoin dan Ethereum Spot mencatat arus keluar lebih lanjut pada bulan Januari, memperpanjang tren yang telah berlangsung selama beberapa bulan.
Data pasar menunjukkan bahwa likuidasi dalam 24 jam melebihi $735 juta, sementara minat terbuka turun 5% menjadi $108 miliar, menandakan penarikan kembali dalam leverage saat trader mengurangi eksposur risiko.
Likuidasi meningkat saat bursa memaksa menutup posisi yang terleveraged. Perdagangan Ethereum senilai $272 juta dilikuidasi, sementara posisi Bitcoin yang totalnya $249 juta dihapus.
Nominasi Kevin Warsh dan Tekanan Makro yang Meningkat 🏦
Ada dua penggerak utama di balik penurunan pasar crypto tahun ini. Yang pertama adalah ketidakpastian politik dan moneter setelah penunjukan Kevin Warsh oleh Donald Trump sebagai Ketua Federal Reserve yang berikutnya.
Warsh secara luas dianggap sebagai hawk moneter, yang telah secara konsisten menentang pelonggaran kuantitatif dan mengkritik pemotongan suku bunga yang terlalu cepat. Sementara Trump sebelumnya menjanjikan pengurangan suku bunga yang agresif — bahkan mengusulkan suku bunga serendah 1% — pasar skeptis bahwa Warsh akan mengikuti jalur itu.
Ketidakpastian ini telah membebani aset berisiko, termasuk cryptocurrency.
Ketegangan Timur Tengah Menambah Sentimen Risiko-Off 🌍🔥
Katalis utama kedua adalah kekhawatiran yang semakin besar akan potensi konflik di Timur Tengah. Para pemimpin Iran telah memperingatkan bahwa serangan AS mana pun dapat memicu perang regional, yang berkontribusi pada kecemasan geopolitik yang meningkat.
Sementara itu, laporan menunjukkan bahwa AS sedang meningkatkan kehadiran militernya di wilayah tersebut. Trump juga menghadapi tekanan dari para hawk kebijakan luar negeri terkemuka seperti Lindsey Graham, Mike Pompeo, dan Mark Levin, yang secara terbuka mendukung pendekatan keras terhadap Iran.
Perkembangan ini telah memperkuat persepsi bahwa Bitcoin dan altcoin tidak bertindak sebagai aset safe-haven, mendorong penjualan lebih lanjut selama periode ketidakpastian global.
Teknik Bitcoin Menunjukkan Penurunan Lebih Lanjut 📊
Dari perspektif teknis, prospek Bitcoin tetap bearish. Pada grafik mingguan, BTC telah jatuh di bawah level dukungan kunci di $80,488, menandai keruntuhan dari pola bendera bearish.

Bitcoin juga diperdagangkan di bawah:
level pivot Garis Murrey Math,
yang rata-rata bergerak 50 minggu, dan
batas bawah dari formasi wedge yang meningkat.
Sinyal-sinyal ini menunjukkan bahwa momentum bearish tetap utuh. Jika tekanan penjualan berlanjut, Bitcoin bisa tergelincir menuju zona dukungan $50,000 — sebuah langkah yang kemungkinan besar akan memicu penurunan lebih lanjut di seluruh pasar crypto yang lebih luas.
