Pada 4 Februari, Jin10 melaporkan bahwa sebuah tanker minyak berbendera AS, Stena Imperative, didekati oleh enam kapal guard Iran di Selat Hormuz. Menurut Jin10, insiden itu terjadi pada 3 Februari, seperti yang dilaporkan oleh media Amerika yang mengutip perusahaan keamanan maritim Inggris. Kapal-kapal guard dilaporkan berkomunikasi melalui radio, menginstruksikan kapten tanker untuk mematikan mesin dan bersiap untuk pemeriksaan. Namun, tanker tersebut mempercepat dan mempertahankan kursinya.
Stena Imperative melanjutkan perjalanannya di bawah pengawalan kapal perang AS dan diharapkan tiba di pelabuhan Sitra di Bahrain pada 5 Februari. Kantor berita Iran Fars melaporkan bahwa kapal-kapal dicegat karena memasuki perairan teritorial Iran tanpa izin.
