Mengubah sifat terburu-buru berarti mengubah nasib.
Sifat terburu-buru, pada dasarnya adalah keserakahan.
Ingin segera mendapatkan hasil, ingin mengendalikan segalanya, hasilnya seringkali adalah ketidaktenangan dan kesalahan yang banyak.
Segala sesuatu berjalan dengan urut, orang yang tenang akan merasa aman. Terlalu terburu-buru, mudah sakit, juga mudah menyesal.
Segala sesuatu teratur, lambat laun ada kepastian, terburu-buru pun tidak ada gunanya.
Ketika kamu hanya fokus pada tujuan akhir, kamu akan melewatkan pemandangan di sepanjang jalan, dan juga akan mengabaikan lubang di bawah kakimu.
Hati yang tenang, baru bisa melihat esensi; hati yang seimbang, barulah bisa mencapai jauh.
Bagaimana cara melakukannya? Hanya ada dua hal:
Pertama, tenangkan diri di saat ini.
Semakin mendesak suatu urusan, semakin harus stabil.
Jangan berharap untuk mengendalikan masa depan, kita hanyalah debu dalam sejarah.
Kembalikan ritme diri sendiri, lakukan perlahan, justru lebih cepat.
Kedua, turunkan ekspektasi.
Jangan selalu fokus pada "yang belum dicapai", lebih banyak lihatlah "yang sudah dimiliki".
Dibandingkan dengan masa depan, semua adalah kekurangan; dibandingkan dengan masa lalu, semua adalah kemajuan.
Capai kesunyian yang ekstrem, jaga ketenangan yang mendalam, jika kamu tidak terburu-buru, duniamu akan berjalan dengan lancar. $BTC
{spot}(BTCUSDT)
$ETH
{spot}(ETHUSDT)