Koreksi Bitcoin 2026: Apakah ini tanda-tanda resesi siklus?

Dalam beberapa hari di bulan Februari 2026, Bitcoin telah mencatat penurunan yang tajam, menyentuh titik terendah sementara sekitar 72.800 USD – titik terendah sejak bulan November 2024. Dari puncak sejarah 126.000 USD akhir tahun 2025, harga telah terkoreksi lebih dari 40%. Total likuidasi di pasar crypto melampaui 2,5 miliar USD hanya dalam minggu lalu, sementara Indeks Ketakutan & Keserakahan jatuh ke zona Ketakutan Ekstrem (15–26 poin).

Analisis teknis menunjukkan:

Harga telah menembus beberapa level support penting (80.000 → 78.000 → 75.000 USD).

Volume perdagangan meningkat tinggi mencerminkan tekanan jual dari baik ritel maupun sebagian institusi.

Namun, sejarah 4 siklus halving sebelumnya menunjukkan bahwa koreksi 30–50% sering terjadi di fase tengah siklus dan menjadi kesempatan akumulasi bagi investor jangka panjang.

Mengenai faktor makro:

Aliran modal ETF Bitcoin terus berfluktuasi dengan kuat, tetapi tren akumulasi jangka panjang masih dipertahankan.

Kebijakan moneter dan regulasi crypto di AS masih dalam tahap pemantauan, belum ada tanda-tanda pembalikan arah yang jelas.

Kesimpulan: Ini bisa jadi adalah fase “cuci tangan” yang khas dari pasar yang sedang berkembang, mirip dengan fase koreksi tahun 2017, 2021. Namun, risiko tetap ada jika makro terus memburuk.

#Bitcoin #CryptoMarket #MarketCorrection #BTC2026 $BTC

BTC
BTCUSDT
71,535.4
-6.11%