๐Ÿšจ Tekanan Keuangan Rusia Meningkat

Rusia sedang terjebak dalam krisis anggaran serius karena pendapatan minyak & gas runtuh.

Menurut Bloomberg, Kremlin sangat membutuhkan 1,2 triliun rubel hanya untuk menutupi defisit.

โš”๏ธ Dengan pembicaraan damai dengan Ukraina yang tidak membuahkan hasil, pengeluaran militer untuk 2026 bisa melonjak melewati 12,9 triliun rubel, memberi lebih banyak tekanan pada ekonomi.

๐Ÿ“‰ Masalah utama yang menumpuk:

โ€” Harga minyak Urals jatuh ke $35/barel (vs yang direncanakan $59)

โ€” Rubel menguat vs USD โ†’ pendapatan ekspor menyusut

โ€” Hingga 25% dari pendapatan minyak & gas yang diharapkan berada dalam risiko

โ€” Potensi kerugian: ~2,2 triliun rubel

๐Ÿงจ Tindakan putus asa yang sedang dibahas:

๐Ÿ”น Melegalkan kasino dengan pajak penghasilan 30%

๐Ÿ”น Bea ekspor pada berlian

๐Ÿ”น Kenaikan tajam dalam biaya lingkungan untuk

โ€ƒโ€ข Metallurgis

โ€ƒโ€ข Penambang emas

โ€ƒโ€ข Perusahaan energi

Langkah-langkah ini dapat menghantam industri kunci dengan keras dan memicu backlash dari bisnis + publik.

Rusia sekarang menghadapi tindakan penyeimbangan yang berbahaya:

๐Ÿ‘‰ Pengeluaran perang

๐Ÿ‘‰ Pendapatan energi yang menurun

๐Ÿ‘‰ Tekanan domestik yang meningkat

2026 tampaknya akan menjadi tahun yang meledak baik secara ekonomi maupun geopolitik.

#Macro #Geopolitics #EnergyCrisis #russia #GlobalMarkets $WLFI

WLFI
WLFI
0.1335
-2.41%

$TRUMP

TRUMP
TRUMP
4.152
-1.61%

$MELANIA

MELANIA
MELANIAUSDT
0.1269
-2.15%