Beberapa perusahaan S&P 500 mengalami pertumbuhan pendapatan hampir dua kali lipat dibandingkan dengan yang lain, sebagian besar karena dolar yang lebih lemah. FactSet memposting di X, menyoroti pengaruh fluktuasi mata uang terhadap pendapatan perusahaan. Analis Dan Nathan dan Guy Adami membahas Wawasan Pendapatan terbaru, mencatat bahwa perusahaan dengan eksposur internasional yang signifikan mendapatkan manfaat dari penurunan dolar. Tren ini menekankan pentingnya dinamika mata uang dalam kinerja keuangan, karena perusahaan dengan operasi luar negeri melihat peningkatan pendapatan ketika pendapatan asing dikonversi kembali ke dolar AS. Analisis menunjukkan bahwa dolar yang lebih lemah adalah faktor kunci yang mendorong disparitas dalam pertumbuhan pendapatan di antara perusahaan S&P 500.