Penurunan tajam yang Anda lihat di grafik Binance Anda (dengan XAG turun lebih dari 11% dan XAU/PAXG turun lebih dari 4% dalam 24 jam) adalah bagian dari "peristiwa deleveraging" besar-besaran setelah rekor tertinggi.
Efek "Warsh": pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve yang baru telah mengguncang pasar. Dia dipandang sebagai "hawk," membuat investor percaya bahwa suku bunga akan tetap lebih tinggi lebih lama, yang secara tradisional membuat aset tanpa hasil seperti Emas kurang menarik.
CME Margin Hike: Grup CME baru-baru ini menaikkan persyaratan margin untuk kontrak berjangka emas dan perak. Ini memaksa banyak trader yang terleveraged untuk segera menjual posisi mereka untuk menutupi biaya, menciptakan "jual cascada."
Dolar AS Kuat: Indeks Dolar AS telah melambung. Karena logam mulia dihargai dalam USD, dolar yang lebih kuat membuatnya lebih mahal bagi pembeli global, menurunkan permintaan.
Pemesanan Keuntungan yang Agresif: Kedua logam mencapai titik tertinggi sepanjang masa baru-baru ini ($5,600+ untuk Emas). Banyak trader institusional sekarang "mengambil uang" untuk mengamankan keuntungan, yang mengarah pada koreksi teknis.
Likuidasi Teknis: Di platform seperti Binance, setelah level dukungan kunci dilanggar, perintah "stop-loss" otomatis diaktifkan, mempercepat pergerakan turun yang Anda lihat di grafik 15m dan 1h.
Deleveraging Besar: Mengapa Emas Batangan Mengalami Penurunan Setelah Puncak Rekor
"Sementara permintaan fisik di India tetap stabil karena musim pernikahan, pasar digital dan berjangka mengalami 'hangover' dari 'Black Friday'. Kombinasi pandangan Fed yang hawkish dan peningkatan persyaratan margin telah mengeluarkan 'tangan lemah.' Analis menyarankan bahwa meskipun kasus bull jangka panjang untuk Perak (permintaan AI industri) dan Emas (hedge geopolitik) tetap ada, fase saat ini adalah pendinginan yang diperlukan dari pasar yang terlalu panas."
#GoldCrash #SilverSelloff #CryptoGold #MarketCorrection #BinanceSquare
XAUUSDTPerp5,037.3+0.01%
XAGUSDTPerp77.45-0.01%
PAXGUSDTPerp5,035.16+0.13%

