India siap untuk berbagi data transaksi kripto lintas batas mulai April 2027
India semakin mendekat ke pengawasan yang lebih ketat terhadap transaksi kripto, terutama yang melibatkan platform luar negeri. Sebagai bagian dari dorongan ini, pemerintah akan mulai menukar data transaksi kripto lintas batas dengan negara lain mulai 1 April 2027, di bawah sistem berbagi informasi global yang sedang dikembangkan oleh badan pajak internasional, The Economic Times melaporkan.
Pejabat mengatakan pekerjaan persiapan sudah dilakukan, meskipun Anggaran Uni mengusulkan hukuman ketat untuk memastikan platform kripto dan perantara mematuhi aturan pelaporan saat India bergabung dengan mekanisme pertukaran global, lapor laporan tersebut.
Sistem global apa yang akan diikuti India?
Pertukaran data akan berlangsung di bawah Kerangka Pelaporan Aset Kripto (CARF), standar global yang dipimpin oleh Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi. Kerangka ini mengharuskan negara-negara untuk secara otomatis berbagi informasi tentang transaksi kripto antara otoritas pajak, mirip dengan sistem yang sudah ada yang digunakan untuk data perbankan dan keuangan.
India telah menandatangani CARF dan akan mulai berbagi dan menerima informasi mulai April 2027. Laporan tersebut mengutip seorang pejabat yang mengatakan bahwa format teknis untuk pertukaran data ini saat ini sedang diselesaikan dan diharapkan akan dirilis dalam beberapa bulan mendatang.