"Beli dalam ketakutan" adalah strategi investasi yang didasarkan pada pembelian aset selama kepanikan, ketika harga jatuh akibat berita negatif atau emosi massa. Nilai indeks ketakutan dan keserakahan yang rendah (dekat dengan 0) menandakan bahwa pasar sudah terlalu menjual, memberikan kesempatan untuk membeli aset dengan harga rendah untuk pertumbuhan selanjutnya.
Aspek utama dari strategi ini:
Logika: Ketika sebagian besar investor panik dan menjual, aset sering kali terlalu menjual dan harganya lebih rendah dari nilai sebenarnya.
Indeks: Gunakan alat seperti indeks ketakutan dan keserakahan untuk cryptocurrency untuk menentukan kapan ketakutan mencapai level ekstrem.
Psikologi: Memerlukan ketahanan emosional untuk bertindak bertentangan dengan suasana panik umum.
Risiko: Penurunan dapat berlanjut, jadi penting untuk menganalisis indikator fundamental perusahaan atau proyek, dan tidak hanya mengikuti emosi.
Strategi "beli dalam ketakutan, jual dalam keserakahan" memungkinkan untuk mendapatkan keuntungan dari selisih harga, tetapi memerlukan disiplin dan pemahaman bahwa penurunan harga sementara tidak selalu berarti kegagalan proyek.