2- Mendengarkan Tanpa Persiapan Tanggapan

Beberapa orang mempersiapkan komentar cerdas berikutnya dalam pikiran mereka sementara orang lain berbicara. Namun, orang dengan kepribadian yang kuat mempraktikkan apa yang disebut para peneliti "mendengarkan empatik", di mana mereka sepenuhnya fokus pada pemahaman, bukan pada untuk dipahami.

Penelitian dalam ilmu saraf interaktif mengungkapkan bahwa mendengarkan yang sebenarnya mengaktifkan sel-sel saraf cermin, yang mengarah pada komunikasi dan pemahaman yang lebih dalam. Mereka mengajukan pertanyaan lanjutan dan mengingat detail dari percakapan sebelumnya. Mereka juga berhenti sejenak sebelum menjawab, untuk memastikan mereka sepenuhnya memahami apa yang telah dikatakan.

3- Memenuhi Janji Pribadi

Siapa pun dapat memenuhi janji mereka kepada orang lain di bawah tekanan sosial. Kepribadian yang kuat muncul ketika seseorang memenuhi komitmennya hanya untuk dirinya sendiri, seperti berolahraga di pagi hari ketika tidak ada yang melihat atau bermeditasi ketika mereka lebih suka menjelajahi media sosial atau makan makanan sehat ketika memesan makanan siap saji lebih mudah.

Penelitian psikologis tentang pengaturan diri menunjukkan bahwa orang yang terus-menerus memenuhi janji mereka kepada diri sendiri mendapatkan skor lebih tinggi dalam ukuran terkait kepuasan hidup dan pencapaian tujuan serta kemampuan untuk mengatasi stres dan kesehatan umum. Kebiasaan ini membangun apa yang disebut para psikolog "efikasi diri", di mana seseorang percaya pada kemampuannya untuk menghadapi tantangan.$BTC