Dalam artikel terbaru kami tentang Arbitrum Nitro, versi perbaikan dari Optimistic Rollup $ARB , kami menyebutkan tentang Total Value Locked (“TVL”), metrik utama untuk mengukur aktivitas DeFi. Namun, tidak semua investor memahami TVL dan implikasinya. Mari selami TVL lebih dalam untuk memahami signifikansinya dalam ruang DeFi.

Apa itu TVL?
TVL mewakili total nilai dolar AS dari semua mata uang kripto yang terkunci dalam protokol DeFi atau jaringan blockchain tertentu. Bayangkan platform DeFi seperti brankas digital raksasa. Pengguna menyimpan aset kripto mereka (seperti Bitcoin atau Ethereum) untuk berpartisipasi dalam aktivitas DeFi seperti meminjamkan, meminjam, atau berdagang. TVL yang lebih tinggi umumnya menunjukkan:
Peningkatan Aktivitas Pengguna: Semakin banyak pengguna yang mempercayai dan menggunakan protokol DeFi atau blockchain.
Peningkatan Likuiditas: Lebih banyak likuiditas mendorong kelancaran aktivitas DeFi.
Nilai dan Keamanan yang Dirasakan: Investor mungkin memandang proyek dengan TVL tinggi sebagai proyek yang lebih aman dan berharga.
Menghitung TVL:
TVL untuk platform DeFi atau blockchain tertentu adalah jumlah dari semua nilai aset digital yang terkunci di dalamnya. Aset ini dapat berupa mata uang kripto atau stablecoin yang digunakan sebagai jaminan pinjaman atau untuk menambah likuiditas pada platform.
Platform DeFi: Beberapa platform menyediakan datanya sendiri bagi investor untuk menghitung TVL.
Analisis Pihak Ketiga: Platform seperti DefiLlama mengumpulkan data melalui API dan menawarkan angka TVL. (Data Saat Ini: Pada 25 Maret 2024, DefiLlama melaporkan sekitar $97,85 miliar total DeFi TVL di semua blockchain, dengan Ethereum memimpin dengan $52,41 miliar.)
Apa yang TVL Beritahukan kepada Investor:
TVL menawarkan gambaran berharga tentang proyek DeFi atau pentingnya jaringan berdasarkan aset yang dikunci. Namun, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor lain:
Tingkat Aktivitas: TVL yang tinggi dengan aktivitas pengguna yang rendah mungkin menunjukkan sejumlah kecil investor mengunci jumlah yang signifikan.
Kerugian Tidak Permanen: Saat memasok aset ke kumpulan likuiditas (umum di DeFi), investor harus mewaspadai kerugian tidak permanen. Hal ini terjadi ketika perbedaan harga antara aset yang disimpan menyebabkan penurunan pengembalian dibandingkan dengan menyimpannya secara terpisah.
Distribusi TVL: Distribusi TVL yang lebih terkonsentrasi dengan porsi besar pada satu aset yang mudah berubah mungkin menimbulkan risiko yang lebih tinggi.
Audit Kontrak Cerdas: Investor harus memprioritaskan platform dengan audit kontrak pintar independen untuk meminimalkan potensi kerentanan.
Dasar-Dasar Proyek: Lihatlah melampaui TVL. Pertimbangkan pengalaman tim, model tata kelola platform, tokennomics, dan ukuran komunitas.
TVL adalah metrik yang berguna, tetapi bukan satu-satunya faktor dalam keputusan investasi DeFi. Dengan menggabungkan TVL dengan pertimbangan lain, investor dapat membuat pilihan berdasarkan informasi dalam lanskap DeFi yang dinamis. Tren yang muncul seperti Organisasi Otonomi Terdesentralisasi (DAO) dan Pertanian Hasil juga dapat memengaruhi TVL di masa depan.
Bagikan artikel ini kepada siapa pun yang tertarik dengan DeFi! Memahami TVL sangat penting untuk tetap mendapat informasi tentang tempat tersebut!! #Write2Erarn #DeFi: #fundamental

