Menerapkan Metrik Pasar Saham ke Pasar Kripto dan Menjadi Terkagum-kagum

Hari ini saya akan mencoba mengejutkan Anda. Seringkali saham dinilai berdasarkan rasio Price to Earnings (P/E), yaitu harga dibandingkan dengan pendapatan (keuntungan) yang dihasilkan. Dalam konteks blockchain, lebih tepat membandingkannya dengan rasio Price to Sales (P/S), yang merupakan hubungan antara harga saham dan pendapatan.

✔️ Mari kita ambil beberapa saham Amerika yang sukses. Saham-saham semacam itu sering kali diperdagangkan dengan rasio P/E dan P/S yang tinggi.

NVIDIA, produsen chip terbesar di dunia: P/S maksimum selama 20 tahun terakhir ~35 dan P/E ~89.

Coca-Cola: P/S ~ 6 dan P/E ~34.

Alfabet (Google): P/S ~ 7 dan P/E ~77.

✔️ Sekarang, mari kita lihat blockchain Layer-1.

Kami akan menilainya berdasarkan metrik: Harga token yang beredar dan komisi yang dihasilkan (P/F).

Bagan dan diagram ada di atas. Saya khusus memilih harga koin yang beredar karena jika kita memperhitungkan semua koin, indikatornya bahkan lebih memprihatinkan.

Kecuali Tron, semuanya tampak terlalu mahal. Rasio harga terhadap komisi (P/F) Cardano lebih dari 5000, dan Solana adalah 669.

✔️ Secara terpisah, mari kita lihat P/S dan P/F untuk DEX. 👆

Rasio harga token yang beredar dan pendapatan yang dihasilkan. Misalnya, Kyberswap yang diretas terlihat konyol dengan harga saat ini.

Di sini, situasinya kurang lebih mirip dengan bisnis nyata.

📍 Ini adalah sesuatu yang perlu dipertimbangkan bagi semua orang yang memperkirakan altcoin 100x dan mendiskusikan apa yang seharusnya bernilai. Masuknya uang dari TradFi ke pasar mata uang kripto menciptakan sensasi dan Bull Runs. Meskipun BTC dianggap sebagai emas digital, banyak yang memandang altcoin sebagai alternatif pengganti saham.