CEO Gemini, Tyler Winklevoss, kembali menegaskan keyakinannya terhadap masa depan Bitcoin. Menurutnya, pasar global belum sepenuhnya menyadari bahwa Bitcoin adalah “Emas 2.0”, versi yang lebih maju dan relevan di era digital.
Winklevoss menyebut bahwa Bitcoin masih berada di fase awal adopsi sebagai penyimpan nilai utama dunia, meskipun fondasi teknologinya sudah jauh melampaui emas fisik. Dengan pasokan terbatas, mudah dipindahkan, dan tidak bisa dimanipulasi secara politik, Bitcoin dinilai lebih unggul sebagai standar kekayaan modern.
Ia meyakini bahwa momen kesadaran global itu hanya tinggal menunggu waktu. Ketika institusi, negara, dan individu menyadari fungsi Bitcoin sebagai safe haven digital, potensi nilainya disebut masih sangat besar dan belum tercermin sepenuhnya pada harga saat ini.
Pernyataan ini memperkuat narasi bahwa Bitcoin bukan sekadar aset spekulatif, melainkan pondasi sistem keuangan baru yang sedang dibangun secara perlahan.
🔔
Jangan Tunggu Dunia Sadar Duluan
Ikuti insight crypto & makro lebih awal bareng Menjadi Trader
👉
Follow sekarang sebelum market bergerak
#menjaditrader #Bitcoin #DigitalGold #CryptoInsight #BTC
Ekonom senior Peter Schiff kembali melontarkan peringatan serius soal kondisi ekonomi global. Ia menilai Federal Reserve diam-diam kembali ke kebijakan lama pemicu inflasi, dengan membeli obligasi pemerintah sekitar US$40 miliar per bulan.
Menurut Schiff, langkah tersebut tidak lain adalah monetisasi utang, yang berpotensi memperparah ekspektasi inflasi dan melemahkan kepercayaan terhadap sistem keuangan AS.
Lebih jauh, Schiff menegaskan bahwa era dominasi dolar AS sedang berada di fase akhir. Ia percaya emas akan kembali mengambil peran utama sebagai aset cadangan global bank sentral, menggantikan posisi dolar.
“Dominasi dolar AS akan segera berakhir. Emas akan menggantikan dolar sebagai aset cadangan utama. Dampaknya, dolar akan jatuh terhadap mata uang lain dan keistimewaan ekonomi AS akan menghilang. Bersiaplah menghadapi krisis ekonomi bersejarah,” tulis Schiff melalui akun X miliknya.
Peringatan ini muncul di tengah tekanan nyata terhadap dolar. Indeks dolar tercatat turun hampir 10% sepanjang tahun, menjadi penurunan terdalam sejak 2003.
Di sisi lain, harga emas dunia melonjak ke rekor tertinggi sepanjang masa, sempat menyentuh US$4.383 per ons pada Senin (22/12).
Kombinasi pelemahan dolar dan reli emas ini dinilai Schiff sebagai sinyal awal perubahan besar dalam tatanan ekonomi global.
⚠️
Market Tidak Pernah Berisik Sebelum Krisis
Ikuti update makro & crypto lebih awal bareng Menjadi Trader
👉
Follow sekarang biar nggak ketinggalan
#menjaditrader #GlobalCrisis #GoldATH #DollarIndex #MacroEconomy
“Trade your plan, plan your trade” itu benar
kalau lo sudah punya metode sendiri yang jelas dan teruji.
Plan bukan cuma soal entry dan TP,
tapi juga kapan proteksi posisi, kapan geser SL, dan kapan harus keluar.
Banyak trader salah kaprah:
ngotot pegang plan, padahal plannya belum matang.
Akhirnya bukan disiplin, tapi keras kepala.
SL+ itu bukan melanggar plan.
Justru bagian dari risk management dinamis buat trader yang paham kondisi market.
Kalau lo masih belajar,
adaptasi dan proteksi itu lebih penting daripada sok konsisten.
Disiplin tanpa pemahaman cuma bikin akun cepat habis.
Kenapa SL+ (Stop Loss Plus / BE) Itu Penting
SL+ bukan soal cari untung lebih besar, tapi soal bertahan lebih lama di market.
Saat posisi sudah running profit, menggeser SL ke BE atau profit kecil itu bentuk proteksi.
Tujuannya simpel: jangan biarkan posisi yang sudah benar berubah jadi loss.
Market itu cepat berubah.
Setup yang valid hari ini bisa invalid dalam hitungan menit kalau ada news atau spike volume.
Dengan SL+:
Emosi lebih tenang
Risk jadi nol atau minimal
Modal tetap aman buat peluang berikutnya
Tanpa SL+, banyak trader jatuh di kesalahan klasik:
profit sempat ada, tapi habis karena serakah atau telat sadar.
Ingat:
Trader yang survive bukan yang paling sering profit besar,
tapi yang paling konsisten ngunci hasil dan jaga modal.
Sampai siang ini 10 setup sudah ke-spill gratis.
Kalau ada yang sudah floating profit, tolong amankan posisi pakai SL+.
Gue nggak akan nge-tag satu-satu market yang udah jalan bukan karena pelit, tapi karena ini bukan channel signal berbayar.
Di sini kita belajar mandiri:
lihat chart, pahami konteks, dan ambil keputusan sendiri.
Kalau malam market masih enak, setup baru tetap gue share.
Market itu soal tanggung jawab, bukan disuapin terus.
Insiden keamanan menimpa pengguna Trust Wallet tepat di Hari Natal. Sekitar US$7 juta dilaporkan raib akibat eksploitasi yang secara mengejutkan telah dipersiapkan sejak awal Desember.
Trust Wallet mengonfirmasi bahwa serangan ini menargetkan ekstensi browser versi 2.68, yang berdampak khusus pada pengguna desktop. Melalui unggahan di platform X, pihak Trust Wallet mengimbau pengguna untuk segera memperbarui aplikasi mereka ke versi 2.89 guna menghindari risiko lanjutan.
Changpeng Zhao (CZ), salah satu pendiri Binance yang juga menaungi Trust Wallet dompet kripto yang diklaim memiliki lebih dari 220 juta pengguna menyatakan bahwa seluruh dana pengguna yang terdampak akan diganti.
Dari sisi forensik keamanan, Yu Xian, pendiri perusahaan keamanan blockchain SlowMist, mengungkap bahwa serangan ini bukan kejadian spontan. Menurut temuannya, pelaku telah memulai persiapan sejak 8 Desember, berhasil menyisipkan backdoor pada 22 Desember, lalu mengeksekusi serangan pada 25 Desember.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat keras bahwa keamanan wallet non-custodial tetap bergantung pada kewaspadaan pengguna, terutama dalam menjaga versi aplikasi dan ekstensi yang digunakan.
⚠️
Security > Profit
Jangan lengah walau pakai wallet besar.
Follow Menjadi Trader untuk update kripto, risiko, dan keamanan on-chain
#menjaditrader #TrustWallet #CryptoSecurity #WalletHack #CryptoNews