Buat kamu yang sering buka chart dan langsung gambar garis support dan resistance, hati-hati! Gak semua garis itu “sakti”. Banyak yang justru menyesatkan kalau gak tahu cara bedain mana yang asli dan mana yang palsu.
Fakeout itu nyata, bro. Tapi tenang — kita bahas bareng gimana cara kenalin yang bener.
🧱 Ciri Support & Resistance Asli
1. Sudah Diuji Berkali-kali
Support/resistance yang kuat biasanya mantul 2–3 kali di titik yang sama. Kalau baru sekali disentuh, belum bisa disebut zona kuat.
2. Volume Naik Saat Didekati
Saat harga mendekati zona S&R yang kuat, volume biasanya ikut naik. Itu tanda bahwa pelaku pasar memperhatikan area itu.
3. Ada Price Action yang Mendukung
Misalnya: bullish engulfing atau pin bar di area support. Ini jadi konfirmasi bahwa zona itu memang dipertahankan.
❌ Ciri Support & Resistance Palsu
1. Baru Terjadi Sekali, Langsung Ditebak Garisnya
Jangan buru-buru gambar garis cuma karena satu kali harga mantul. Itu rawan bikin zonamu mental sendiri.
2. Tembus Tanpa Volume
Kalau zona “katanya” resistance tapi harga menembusnya dengan volume kecil dan tanpa reaksi — besar kemungkinan itu bukan zona penting.
3. Harga Nge-flat Tanpa Arah Jelas
Zona yang terlalu datar, gak ada rejection kuat, biasanya cuma noise.
🔍 Cara Validasi Support & Resistance
✅ Cek di Timeframe Lebih Tinggi (H4 ke atas)
Timeframe besar bikin zona lebih valid. Jangan cuma lihat di M15 atau M5 terus langsung entry.
✅ Tunggu Retest, Bukan Langsung Entry
Misalnya harga tembus resistance, jangan FOMO. Tunggu dia retest ke resistance yang sekarang jadi support. Kalau mantul, baru masuk.
✅ Gunakan Candlestick & Volume Sebagai Konfirmasi
S&R bukan cuma garis — tapi zona dinamis yang harus didukung oleh sinyal teknikal lainnya.
🧠 Kesimpulan
Support dan resistance itu fondasi dalam analisa teknikal, tapi gak semuanya bisa dipercaya mentah-mentah. Bedakan mana yang valid dengan melihat frekuensi sentuhan, volume, dan price action.
Jangan jadi trader yang asal gambar garis — jadi trader yang ngerti kenapa garis itu penting.
⸻
💬 Komentar Yuk!
Pernah kejebak fakeout? Atau punya cara sendiri buat identifikasi zona support & resistance? Cerita di kolom komentar, biar kita belajar bareng!