Vanar Chain (VANRY) adalah contoh bagaimana evolusi proyek Web3 bisa bertransformasi menjadi infrastruktur blockchain yang lebih matang dengan fokus pada AI, metaverse, dan pengalaman digital imersif. Awalnya dikenal sebagai Terra Virtua Collect (TVK), proyek ini melakukan rebranding dan ekspansi menjadi Vanar Chain untuk membangun fondasi Layer-1 yang lebih kuat, cepat, dan skalabel.

Vanar Chain dirancang sebagai blockchain terdesentralisasi yang mengutamakan keamanan, efisiensi, dan performa tinggi. Dengan arsitektur Layer-1 sendiri, Vanar tidak hanya bergantung pada jaringan lain, tetapi membangun ekosistemnya untuk mendukung NFT, gaming, serta aplikasi metaverse berbasis Web3. Token VANRY sendiri diperdagangkan di jaringan seperti Ethereum dan Polygon, memberikan fleksibilitas serta likuiditas bagi pengguna dan investor.

@Vanarchain #vanar $VANRY

Salah satu kekuatan utama Vanar Chain terletak pada fokusnya terhadap NFT dan metaverse. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung koleksi digital, aset virtual, serta pengalaman interaktif berbasis AR (Augmented Reality) dan VR (Virtual Reality). Dengan pendekatan ini, Vanar tidak hanya menjadi jaringan transaksi, tetapi juga fondasi untuk dunia digital yang lebih imersif. Pengguna dapat mengakses aplikasi melalui Web3, PC, maupun perangkat mobile, menjadikan ekosistemnya lebih inklusif.Di tengah meningkatnya perhatian terhadap dampak lingkungan industri kripto, Vanar berupaya menghadirkan solusi blockchain yang lebih efisien dan dapat memantau dampak ekologisnya. Hal ini menjadi nilai tambah bagi brand dan pengguna yang semakin peduli terhadap isu ESG (Environmental, Social, Governance).

Momentum besar Vanar terjadi ketika platform ini mengumumkan kemitraan strategis dengan NVIDIA. Kolaborasi ini membuka peluang besar dalam integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI), komputasi grafis, dan pengembangan metaverse. Dengan memanfaatkan infrastruktur dan teknologi GPU canggih dari NVIDIA, proyek-proyek dalam ekosistem Vanar berpotensi meningkatkan performa, visualisasi, dan kemampuan AI secara signifikan.

Dari sisi pasar, VANRY sempat mengalami lonjakan harga signifikan setelah pengumuman kerja sama tersebut. Pada awal Maret 2024, token ini mencapai kisaran US$0,36 setelah mengalami kenaikan tajam dalam 24 jam. Secara keseluruhan, total pasokan VANRY adalah 1 miliar token, dengan sekitar 500 juta beredar di pasar. Distribusi token dialokasikan untuk tim dan penasihat, penjualan publik, pengembangan ekosistem, pemasaran, operasional, serta cadangan proyek.

Kapitalisasi pasar Vanar Chain sempat berada di ratusan juta dolar AS dan masuk dalam jajaran 300 besar aset kripto global berdasarkan data CoinMarketCap pada periode tersebut. Prediksi harga dari berbagai analis menunjukkan potensi volatilitas yang tinggi, dengan skenario optimistis memperkirakan kenaikan signifikan apabila adopsi ekosistem AI dan metaverse terus berkembang.

Secara keseluruhan, Vanar Chain menggambarkan bagaimana proyek kripto dapat berevolusi dari platform NFT menjadi blockchain Layer-1 yang berorientasi pada AI dan pengalaman digital generasi berikutnya. Dengan kombinasi teknologi terdesentralisasi, integrasi AI, dukungan mitra teknologi besar, serta fokus pada metaverse, Vanar berupaya memposisikan dirinya sebagai infrastruktur penting dalam ekonomi digital masa depan.