Ada masa ketika keterlambatan transaksi dianggap wajar dalam blockchain. Pengguna memaklumi proses konfirmasi yang memakan waktu. Namun era itu perlahan berubah. Kini, ekspektasi terhadap kecepatan semakin tinggi, sejalan dengan kebutuhan aplikasi yang menuntut respons instan.
@Fogo Official muncul dalam konteks perubahan ekspektasi tersebut. Sebagai Layer 1 berbasis Solana Virtual Machine, ia membawa pendekatan yang berfokus pada latensi rendah dan throughput tinggi. Bukan sekadar mengejar angka, tetapi membentuk pengalaman yang terasa cepat dan efisien bagi pengguna.
Dalam ekonomi digital yang bergerak real-time, keterlambatan bisa berarti kerugian. Baik dalam aktivitas perdagangan, penyediaan likuiditas, maupun integrasi layanan berbasis smart contract, setiap detik memiliki nilai. #Fogo mencoba menjawab kebutuhan ini dengan infrastruktur yang dirancang untuk meminimalkan hambatan.
Jika blockchain ingin bersaing dengan sistem tradisional dalam hal efisiensi, maka toleransi terhadap keterlambatan akan semakin kecil. Di sinilah $FOGO menemukan relevansinya: sebagai bagian dari jaringan yang berusaha menghadirkan standar baru dalam kecepatan dan konsistensi.