
Di saat sebagian besar ETF kripto utama mengalami tekanan penarikan dana, ETF spot Solana justru menunjukkan pergerakan yang berbeda. Pada 21 Januari 2026, produk ETF spot berbasis Solana mencatat arus masuk bersih sekitar 3,08 juta dolar, sebuah angka yang mungkin terlihat kecil secara absolut, namun menjadi kontras tajam dibandingkan arus keluar besar yang melanda ETF Bitcoin, Ether, dan XRP pada hari yang sama.
Data yang dihimpun dari SoSoValue dan dilaporkan melalui berbagai sumber pasar menunjukkan bahwa arus masuk tersebut terutama berasal dari dua produk utama. Fidelity’s FSOL menyumbang sekitar 2,25 juta dolar, sementara Franklin’s SOEZ menambahkan sekitar 1,09 juta dolar. Dengan tambahan ini, total aset yang dikelola ETF spot Solana berada di kisaran 1,07 miliar dolar, dan total arus masuk bersih kumulatif sejak peluncuran mendekati 867 juta dolar.
Performa ini menjadi semakin menonjol ketika dibandingkan dengan kondisi ETF kripto lainnya pada tanggal yang sama. ETF spot Bitcoin mencatat arus keluar bersih sekitar 483 juta dolar, ETF Ether sekitar 230 juta dolar, dan ETF XRP sekitar 53 juta dolar. Dalam lanskap tersebut, Solana menjadi salah satu dari sedikit aset kripto berkapitalisasi besar yang justru menerima dana masuk, alih-alih mengalami penarikan.
Meski demikian, skala arus masuk harian ini masih relatif kecil jika dibandingkan dengan ukuran pasar Solana secara keseluruhan. Dengan kapitalisasi pasar sekitar 73,52 miliar dolar dan volume perdagangan harian lebih dari 5 miliar dolar, tambahan 3 juta dolar dari ETF tidak cukup besar untuk mendorong pergerakan harga secara langsung. Pada periode tersebut, SOL diperdagangkan di sekitar 129,96 dolar, naik hampir 2 persen dalam 24 jam terakhir, namun masih mencatat penurunan sekitar 9,7 persen dalam sepekan setelah melalui fase volatilitas yang cukup tinggi.
Dalam konteks ini, arus masuk ETF lebih tepat dipandang sebagai sinyal sentimen ketimbang pendorong harga jangka pendek. ETF spot memberikan jalur yang lebih mudah dan teregulasi bagi investor tradisional untuk mendapatkan eksposur terhadap Solana. Oleh karena itu, arus masuk yang konsisten, meskipun kecil, berpotensi membangun permintaan yang lebih stabil dari waktu ke waktu, terutama ketika pasar kripto secara luas berada dalam fase penghindaran risiko.
Pertanyaan utama ke depan adalah apakah arus masuk ini dapat dipertahankan. Pada awal bulan, ETF Solana sempat mencatat minggu yang kuat dengan arus masuk bersih lebih dari 40 juta dolar, menunjukkan bahwa minat institusional bukanlah fenomena satu hari semata. Jika arus masuk tetap positif sementara ETF Bitcoin dan Ether masih mengalami tekanan, narasi tentang kekuatan relatif Solana dalam alokasi portofolio institusional dapat semakin menguat.
Namun, tantangan tetap ada. Pergerakan harga SOL di sekitar area dukungan di pertengahan kisaran 120 dolar dan dinamika likuiditas pasar akan menjadi indikator penting apakah permintaan dari ETF cukup kuat untuk menahan tekanan jual yang lebih luas. Pembalikan cepat dari arus masuk menjadi arus keluar akan dengan mudah melemahkan cerita dukungan institusional yang mulai terbentuk.
Secara keseluruhan, arus masuk bersih sebesar 3,08 juta dolar ke ETF spot Solana memang kecil dalam skala global, tetapi menjadi sinyal yang signifikan karena terjadi di tengah gelombang penarikan dana besar dari ETF kripto lainnya. Hal ini menunjukkan adanya kepercayaan selektif dari sebagian investor institusional terhadap Solana, meskipun kondisi makro dan sentimen pasar kripto masih diliputi ketidakpastian. Apakah sinyal ini berkembang menjadi tren yang lebih berkelanjutan akan sangat bergantung pada konsistensi arus masuk ETF, stabilitas harga SOL, dan arah kondisi makro dalam beberapa minggu ke depan. #solana $SOL
