Halo semuanya pernah mendengar " Airdrop " ? Apa itu Airdrop? Airdrop adalah sebuah bentuk hadiah yang di berikan oleh developer untuk anggota komunitasnya yang berpartisipasi di projek yang di buat oleh developer tersebut. Yang di berikan secara Random ataupun secara keseluruhan. Apakah Airdrop ada kategorinya ? Ya tentu saja ada. Dari yang termudah hingga yang tersulit. Dibawah ini ada contoh dan bukti nyatanya yaitu : Kategori Airdrop Basic atau yang paling mudah. ● Airdrop Bot Pemenangnya di tentukan secara Random. ● Airdrop Gleam/Web Pemenangnya di tentukan secara Random. ● Airdrop Tap Tap Contohnya projek nya adalah #Notcoin $NOT
Pemenangnya berdasarkan seberapa sering kita melakukan tap di Aplikasi atau botnya. Lalu ada Kategori Airdrop Medium Yaitu: ● Airdrop Galxe $GAL
Gambar di atas ini adalah Tugas Airdrop. Dengan mengerjakan semua perintah yang ada kita akan mendapatkan point yang nantinya pointnya akan di ambil oleh dev lalu di convert ke tokennya dan pada akhirnya kita akan di suruh " claim " karena kita sudah berinteraksi atau berkontribusi. Dan Contoh nyata Airdropnya adalah $OMNI di mana karena berpartisipasi di galxe komunitas mendapatkan alokasi atau bagian untuk Airdropnya. Selanjutnya ● Airdrop Testnet
Airdrop testnet adalah airdrop yang berjalan ketika phase sebelum mainnet di mana kita di arahkan oleh dev atau projek tersebut dengan mencoba semua fitur yang ada di projek tersebut. Seperti swap,bridge, dan mint di bawah jaringan testnetnya. Di atas adalah contoh gambarnya. Contoh nyata yang memberikan Airdrop sesudah phase testnet adalah Aptos Network. Dan Selanjutnya yaitu ada Kategori Hard ● Node Node adalah di mana kita akan di instruksi oleh developer untuk menjadi validator dan mengerjakan semuanya dengan bahasa pemahaman. Contohnya projek yang memberikan Airdrop berdasarkan node adalah Celistia. ● Airdrop Retroactive Airdrop Retroactive adalah airdrop yang di jalankan setelah mainnet. Dimana kita harus berinteraksi di projek tersebut menggunakan aset kita dan penilaian berdasarkan volume transaksi. Semakin besar jumlahnya atau Semakin banyak tx transaksinya Semakin besar Airdrop yang di dapatkan. Contoh Projeknya adalah Arbitrum, Manta Network dan Polyhedra Network.
Tetapi apakah semua projek akan memberikan hadiah Airdrop secara adil atau merata walaupun sudah menghasilkan banyak Tx dan Volume? Jawabannya adalah Tidak. Adakah contoh projeknya? Ada contohnya zksync
ini adalah kenapa Airdrop Retroactive di masukan ke kategori Hard di karenakan menggunakan aset real dan tidak ada jaminan Airdrop yang di dapatkan. Lalu Selanjutnya ada.. ● Staking Airdrop Staking adalah program yang di mana kita harus melakukan staking real aset kita di projek tersebut sampai waktu yang di tentukan.
Contohnya adalah #Megadrop di binance. Dengan menstaking $BNB kita berkesempatan mendapatkan token dari projek tersebut. Dengan cara Semakin besar jumlah yang di staking dan lama di staking. Semakin banyak token projek tersebut kita dapatkan. Dan yang perlu di ketahui bahwa di dunia airdrop di ada jaminan seberapa cepat hadiah akan di kirimkan. Mungkin bisa 1 bulan3 bulan6 bulan12 bulan Bahkan hadiah tidak di kirimkan sama sekali karena projek tersebut akhirnya gagal karena permasalahan internal mereka. Dan banyak pertanyaan yang sering di tanyakan ketika "mengerjakan" Airdrop. Seperti: Apakah token testnet bisa di jadikan uang nyata? Jawabnya TIDAK.
bahwa token testnet tidak bisa di uangkan. Karena memang fungsinya hanya untuk di jaringan testnet bukan mainnet. Mungkin cukup hanya itu yang berikan tentang #Airdrop semoga bisa membantu untuk kalian yang mau terjun di dunia airdrop. Kurang lebihnya saya minta maaf. Dan silahkan komen di bawah jika anda mempunyai pandangan lain tentang Airdrop.
Sedikit cara mengetahui scammer atau penipu berkedok Airdrop.
Ya tidak di pungkiri para pencari airdrop itu memang tidak sedikit orang. Dan sayangnya dari semua pencari airdrop ini tidak semuanya teliti serta selalu memilih jalan instan untuk mendapatkan Airdropnya.
Ya kebanyakan pencari Airdrop hanya ingin paste address dan Cuan ribuan kali lipat.
Dan platform yang sering serta banyak menjadi sarang para penipu berkedok Airdrop adalah Twitter.
Di sini saya akan memberikan cara mengetahui mana yang scam atau penipu dan yang asli.
Langkah pertama
Selalu cek Username Twitter
Di atas ini adalah contoh username asli dari Maverick Protocol yang sekarang sedang launcpool di Binance. Dan mereka tidak mengadakan Airdrop di Twitter mereka.
Dan di bawah ini adalah akun penipu atau scammer. Tolong lihat dengan teliti username Twitternya
Tidak berbeda jauh kan dengan yg asli ? Hanya di tambah hurus S di belakangnya.
Tapi sayang masih banyak yang tidak ngeuh dan kejebak dengan akun tersebut.
Di bawah ini juga adalah akun scammer atau penipu
Beda jauh bukan dengan bedanya dengan username asli dari Maverick Protocol? Tapi sangat di sayangkan kembali di sini juga yang terkena penipuan juga cukup banyak.
Bukan satu ataupun dua orang bahkan ribuan. Dan di bawah ini salah satu modusnya adalah dengan cara kalian harus kirim ke wallet scammernya
Dan sayang beribu sayang banyak yang pengen Cuan akhirnya mereka kirim ke si scammer dan mendapatkan token yg di buat dari si scammer yg tokennya ga bisa jual.
HARAP DI CATAT SEMUA AIRDROP ITU GRATIS. KALAU SURUH TRANSFER SAMA AJA DENGAN BELI.
Dan di bawah ini adalah contoh airdrop resmi dari Binance untuk komunitas Maverick Protocol
BISA DI LIHATKAN ? Airdrop resmi Tidak ada unsur harus transfer sepeserpun.
Dan Airdrop biasanya di berikan oleh developer ke komunitas sebagai hadiah dari kerja keras mereka ketika mereka mengikuti TestNet program yang di berikan sebelumnya. Contohnya yang baru adalah dari Aptos Network dan Arbitrum One Network.
Semua yang mendapatkan Airdrop adalah mereka yang berkontribusi di awal terhadap projek yang di berikan oleh developer tersebut.
Mungkin hanya itu saja yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat dan tambah teliti lagi kedepannya.
Dan terimakasih atas kunjungan dan waktunya untuk membaca artikel yang saya buat 🙏
Mengapa Layer-1 Privasi di Blockchain Sangat Dibutuhkan?
Selama ini, banyak orang menganggap transparansi adalah keunggulan utama blockchain. Memang benar — tetapi transparansi yang berlebihan justru menciptakan masalah baru, terutama untuk adopsi dunia nyata. Di sinilah konsep Layer-1 privacy blockchain menjadi penting: privasi tidak dibangun sebagai fitur tambahan (Layer-2 atau aplikasi), tetapi menjadi bagian inti dari protokol blockchain itu sendiri. Artikel ini menjelaskan secara ringkas mengapa Layer-1 privasi dibutuhkan, serta keuntungan jika ekosistem blockchain benar-benar mengadopsinya. Masalah Besar Blockchain Saat Ini: Terlalu Terbuka Pada blockchain publik seperti jaringan kripto pada umumnya: Semua transaksi dapat dilihat publik Alamat wallet bisa dilacakRiwayat saldo dapat dianalisisPola transaksi bisa dipetakan Walaupun nama pengguna tidak terlihat, alamat wallet sangat mudah di-deanonymize melalui: KYC exchangeaktivitas NFT / DeFiairdrop, Discord, dan interaksi sosial Artinya, secara praktik: blockchain publik = pseudonymous, bukan anonymous. Apa Itu Layer-1 Privacy Blockchain? Layer-1 privacy blockchain adalah blockchain yang sejak level protokol: menyembunyikan data sensitif transaksi, seperti: JumlahPengirimPenerima atau menyamarkan hubungan antar alamat Privasi ini bukan plugin, bukan smart contract tambahan, dan bukan rollup, tetapi built-in di konsensus dan sistem transaksi. Mengapa Privasi Harus Ada di Layer-1 (Bukan Sekadar Add-On)? 1. Privasi di Layer-2 tidak menyelesaikan metadata leak Jika privasi hanya berada di smart contract atau Layer-2: jejak interaksi tetap muncul di Layer-1 waktu transaksi, relasi alamat, dan pola aktivitas tetap bisa dianalisis Layer-1 privasi bisa menyembunyikan struktur transaksi itu sendiri. 2. Tanpa Layer-1 privasi, data finansial pengguna menjadi permanen Blockchain bersifat immutable. Kesalahan hari ini = terbuka selamanya. Jika Anda hari ini melakukan: GajiPembayaran klienTransfer internal perusahaan Maka seluruh histori itu dapat diliha siapa pun, kapan pun. 3. Adopsi bisnis dan institusi sulit tanpa privasi Perusahaan tidak bisa: Membocorkan supplierMembocorkan cashflowMembocorkan strategi pembayaran Layer-1 privasi adalah prasyarat untuk: penggunaan blockchain di dunia bisnis nyata. Keuntungan Jika Layer-1 Privasi Dibangun Secara Native Berikut keuntungan utamanya. 1. Perlindungan finansial individu Pengguna tidak lagi terekspos: total kekayaanhistori transferkebiasaan transaksi Ini penting untuk: traderfreelancerDAO contributorpublic figure Privasi adalah bentuk perlindungan keamanan, bukan sekadar kenyamanan. 2. Mengurangi risiko doxing dan targeting Tanpa privasi: saldo besar mudah terdeteksi alamat bisa menjadi target phishing, extortion, bahkan ancaman fisik Layer-1 privasi secara langsung: menghilangkan insentif analisis saldo publik. 3. Smart contract bisa menjadi confidential by default Jika privasi ada di Layer-1, maka: logika kontrakinput penggunahasil eksekusi dapat bersifat rahasia. Ini membuka use case baru seperti: lelang tertutupvoting privatpayroll DAO data sharing antar institusi 4. Membuka pintu use-case dunia nyata Beberapa sektor yang hampir mustahil berjalan di blockchain publik biasa: healthcaresupply chain sensitifdata identitaskontrak bisnis Layer-1 privasi memungkinkan: blockchain digunakan tanpa mengorbankan kerahasiaan data. 5. Mengurangi ketergantungan pada sistem off-chain Saat ini banyak proyek: menyimpan data sensitif di server hanya mencatat hash di chain Layer-1 privasi memungkinkan: data dan logika tetap on-chain, tapi tidak terbuka. Ini meningkatkan: trustlessness auditability terbatas keamanan sistem Contoh Jaringan Layer-1 yang Fokus pada Privasi Beberapa contoh blockchain yang memang membangun privasi sejak level protokol: Monero Fokus pada transaksi yang tidak dapat ditelusuri secara publik. Zcash Menggunakan zero-knowledge proof untuk menyembunyikan detail transaksi. Secret Network Memungkinkan smart contract yang datanya terenkripsi. Aleo Dirancang khusus untuk aplikasi privat berbasis zero-knowledge. Kesimpulan Tanpa Layer-1 privasi, blockchain hanya cocok untuk: aset publik transaksi terbuka eksperimen terbatas Namun untuk menjadi infrastruktur ekonomi digital yang sesungguhnya, blockchain membutuhkan: privasi yang setara dengan sistem finansial tradisional tetapi tetap mempertahankan sifat trustless. Layer-1 privasi bukan berarti menghilangkan transparansi total, melainkan: memindahkan transparansi dari data mentah ke tingkat validasi kriptografi. Dengan kata lain: ➡️ kita tidak perlu melihat isi transaksi untuk mempercayai bahwa transaksi itu valid. Itulah alasan utama mengapa Layer-1 privacy blockchain akan menjadi fondasi penting untuk fase adopsi blockchain berikutnya. Itulah kenapa @CZ selalu bilang tentang privasi di setiap tweetnya.
Millions in Red Packets! New users sign up with GRO_40244_4UI9W for extra rewards. https://www.bmwweb.biz/game/redpacket/LNY2026-with-binance?ref=GRO_40244_4UI9W
Ethereum Founder Vitalik Butterin sells $14,000,000 worth of $ETH in the last 5 days.
Vitalik Buterin sold around 3,000-4,500 #ETH (~$6.6M-$9.9M) in early Feb 2026 for donations and projects. No confirmation of $14M. He announced plans for 16,384 ETH withdrawals on Jan 30.