🪙🏦🌎 Tarif Dunia 🌎🏦🪙
Lanskap perdagangan global baru-baru ini telah ditandai oleh tindakan tarif yang signifikan, terutama oleh Amerika Serikat, diikuti dengan jeda 90 hari pada tarif tambahan untuk sebagian besar negara, kecuali China. Jeda ini, yang diumumkan sekitar 9 April 2025, datang setelah AS menyatakan tarif dasar sebesar 10% pada impor dari sebagian besar negara, dengan tarif yang lebih tinggi pada beberapa negara tertentu.
Uni Eropa, sebagai respons terhadap tarif AS pada baja dan aluminium, telah menyiapkan langkah-langkah balasan tetapi memutuskan untuk menangguhkannya hingga 14 Juli 2025, untuk memberikan ruang bagi negosiasi. Penangguhan ini mencakup sekitar €21 miliar ekspor AS.
Sementara jeda tarif ini menawarkan keringanan sementara, dampak jangka panjang pada perdagangan global tetap tidak pasti. WTO menyarankan bahwa pertumbuhan perdagangan barang global telah melambat dan bisa menurun lebih lanjut pada 2025 jika ketegangan perdagangan meningkat kembali. Gangguan rantai pasokan tetap ada, dan bisnis masih menilai dampaknya terhadap biaya dan daya saing.
Saat ini, berbagai negosiasi perdagangan sedang berlangsung. Sementara China telah membantah klaim negosiasi tarif aktif dengan AS, negara-negara lain seperti India, Jepang, Korea Selatan, UE, Kanada, dan Meksiko dilaporkan telah terlibat dalam pembicaraan. AS juga telah menunjukkan diskusi yang sedang berlangsung dengan India, dengan India menyatakan kesediaan untuk menurunkan tarif pada beberapa barang AS. Negosiasi ini bertujuan untuk menemukan kesepakatan perdagangan yang saling menguntungkan di tengah latar belakang tarif yang ada dan yang potensial.
#TariffsPause #worldnews #DayDreming13 #Binance #news