DeFi rung chuyển: Venus Protocol dan Bunni DEX kehilangan lebih dari 21 juta USD karena hacker
Pada 02/09, pasar DeFi terguncang ketika
#VenusProtocol dan
#BunniDex secara bersamaan mengalami masalah keamanan, menyebabkan kehilangan lebih dari 21 juta USD.
Venus Protocol – platform lending besar di
$BNB Chain – terpaksa menghentikan operasinya setelah seorang “cá voi” menjadi korban phishing, kehilangan sekitar 13,5 juta USD aset (vUSDT, vUSDC, vWETH, vFDUSD). PeckShield dan CertiK menyatakan bahwa korban telah menandatangani transaksi yang memberikan izin kepada hacker. Venus menegaskan smart contract tetap aman dan segera menerapkan proses darurat. Perlu dicatat, protokol telah melakukan force-liquidation terhadap dompet hacker untuk memulihkan seluruh jumlah uang, membantu mengembalikan operasi hanya dalam beberapa jam. Harga XVS awalnya turun tajam tetapi dengan cepat pulih di sekitar 6 USD.
Sementara itu, Bunni DEX mengalami hack multichain, kerugian sekitar 8,4 juta USD dari pool USDC/USDT di Ethereum dan ETH/weETH di
#Unichain . Seluruh smart contract telah dihentikan untuk penyelidikan, dengan keterlibatan banyak perusahaan keamanan besar. Hingga kini, penyebab dan rencana perbaikan masih belum dipublikasikan, membuat token BUNNI merosot lebih dari 42% hanya dalam 24 jam.
Insiden ganda ini menunjukkan risiko keamanan dalam DeFi masih sangat besar, bahkan dengan proyek-proyek terkemuka. Investor perlu waspada terhadap phishing dan celah pada smart contract.
⛔ Peringatan risiko: Kasus hack menunjukkan DeFi selalu menyimpan risiko kehilangan yang besar. Investor harus mempertimbangkan dengan hati-hati sebelum berpartisipasi dan hanya berinvestasi dalam batas yang dapat diterima risiko.