Jumbo 0xbaa menghadapi keruntuhan posisi: dua posisi beli meme coin besar mengalami kegagalan lebih dari 25 juta dolar AS.
Volatilitas pasar: Pada 15 Januari 2026, akibat efek berantai likuidasi jumbo, meme coin di platform Hyperliquid mengalami penurunan tajam. PUMP turun sementara 8,4% (dijual di $0,00264$), FARTCOIN anjlok lebih dari 13% (dijual di $0,373$).
Detail likuidasi: Penurunan tajam ini disebabkan oleh posisi leverage jumbo di blockchain 0xbaa (pembeli terbesar kedua PUMP, pembeli terbesar FARTCOIN) yang terkena likuidasi.
$PUMP: Mengalami dua likuidasi besar dalam setengah jam, dengan total skala sekitar 1,432 juta dolar AS, kerugian aktual mencapai 470 ribu dolar AS.
$FARTCOIN: Juga mengalami likuidasi sekitar 1,116 juta dolar AS.
Risiko selanjutnya: Saat ini total posisi jumbo tersebut telah menyusut menjadi 586 ribu dolar AS. Jika harga terus turun, PUMP berpotensi mengalami risiko likuidasi besar lagi di sekitar $0,00218$ , sementara FARTCOIN berpotensi mengalami risiko serupa di sekitar $0,348$ .
Sui Mainnet kembali beroperasi: tim inti berkomitmen untuk merilis laporan pemulihan lengkap dalam beberapa hari ke depan.
Status jaringan: Pada dini hari 15 Januari 2026, Sui resmi mengonfirmasi bahwa mainnet telah pulih sepenuhnya dari gangguan kemarin. Saat ini pemrosesan transaksi, pembuatan Checkpoint, dan akses ke dApp telah kembali normal. Resmi menyarankan pengguna yang masih merasakan keterlambatan untuk menyegarkan browser atau memulai ulang aplikasi.
Ulasan gangguan: Gangguan ini berlangsung sekitar 6 jam, menyebabkan aset di atas 1 miliar dolar AS di blockchain sementara terkunci. Berdasarkan pemantauan awal, penyebab gangguan adalah gangguan konsensus (Consensus Outage) antara semua validator.
Kinerja pasar: Meskipun jaringan mengalami insiden besar kedua sejak peluncuran pada 2023, token SUI menunjukkan ketahanan yang kuat. Setelah turun ke sekitar 1,82 dolar AS, harga token telah pulih ke atas 1,90 dolar AS seiring pemulihan jaringan.
Tindakan selanjutnya: Yayasan Sui menyatakan akan mengungkapkan laporan teknis mendetail (Post-mortem) dalam beberapa hari ke depan, dengan fokus menjelaskan masalah kemacetan pada protokol konsensus dalam kondisi transaksi paralel ekstrem.
Indeks utama saham AS dibuka rendah: fluktuasi data ekonomi vs. "pergerakan independen" saham kripto.
Tekanan pada pasar besar: 14 Januari 2026, terdampak pertumbuhan PPI (indeks harga produsen) AS yang melampaui ekspektasi dan rebound tak terduga dalam penjualan ritel, Dow Jones turun 113 poin pada pembukaan, sedangkan Nasdaq mengalami penurunan hingga 0,6%.
Saham kripto bergerak naik: meskipun pasar saham tradisional mengalami penjualan besar-besaran, saham kripto tampil sangat menonjol.
Strategy (MSTR) naik 3,86%: didorong oleh kenaikan harga bitcoin yang kembali melampaui 95.000 dolar AS dan mendekati level tertinggi sejarah, MSTR sebagai saham bayangan bitcoin terus memimpin.
Circle (CRCL) naik 3,87%: didukung oleh penambahan besar-besaran 1 miliar USDC di jaringan Solana hari ini yang menunjukkan permintaan likuiditas yang kuat.
Coinbase (COIN) naik 1,25%: karena volume perdagangan tunai melonjak dan aliran dana ke ETF terus mendukung, saham menunjukkan ketahanan yang sangat kuat.
Logika pasar: Investor kini melihat aset kripto sebagai alat lindung nilai terhadap "penurunan nilai mata uang" dan "ketidakpastian kebijakan." Terutama dengan logam mulia (emas, perak) mencatat rekor tertinggi baru, aliran dana ke ekosistem "emas digital" yang berpusat pada bitcoin semakin jelas.