#DayTradingStrategy
Berikut adalah strategi harian untuk perdagangan (Day Trading Strategy) yang dapat Anda gunakan sebagai awal, dengan mempertimbangkan manajemen risiko dan disiplin:
📌 Strategi: "Breakout + Konfirmasi RSI"
✅ Indikator yang digunakan:
1. Dukungan dan Perlawanan (Support & Resistance) – level manual atau melalui indikator.
2. RSI (Relative Strength Index) – pengaturan 14.
3. Rata-rata bergerak (Moving Average) – EMA 20 untuk konfirmasi arah.
🧠 Ide Strategi:
Masuk setelah menembus level dukungan atau perlawanan yang kuat, dan RSI digunakan untuk mengkonfirmasi momentum dan mencegah masuk yang salah dalam "fake breakouts".
📈 Pengaturan Masuk (Buy Signal):
Harga menembus perlawanan yang kuat ke atas.
RSI > 55 (momentum bullish).
Harga lebih tinggi dari EMA 20.
📉 Pengaturan Keluar/Jual (Sell Signal):
Harga menembus dukungan yang kuat ke bawah.
RSI < 45 (momentum bearish).
Harga lebih rendah dari EMA 20.
🔒 Manajemen Risiko:
Risiko tidak melebihi 1-2% dari modal dalam transaksi.
Stop Loss: Di bawah dukungan/perlawanan yang ditembus sebesar 0.5-1%.
Take Profit: Pada rasio risiko terhadap imbalan 1:2 atau lebih.
⏰ Waktu Terbaik untuk Perdagangan Harian:
Jam pertama setelah pembukaan pasar (khususnya pasar Amerika – 9:30 pagi waktu New York).
Atau waktu tumpang tindih sesi (misalnya London/New York).
📊 Tips Penting:
Jangan masuk dalam transaksi tanpa konfirmasi teknis.
Perhatikan berita ekonomi yang dapat menyebabkan fluktuasi mendadak.
Catat transaksi Anda dan analisis kinerja Anda setiap minggu.
Apakah Anda ingin menerapkan strategi ini pada mata uang atau saham tertentu?