Menurut laporan yang dirilis oleh "The Wall Street Journal" pada 6 Februari, opini publik di seluruh AS terperangkap dalam kegemparan akibat sebuah insiden mendadak. Trump mengunggah sebuah video berdurasi sekitar satu menit di platform media sosialnya, Truth Social, meskipun kemudian menghapusnya, konten tersebut telah memicu perhatian yang luas. Bagian akhir video itu sangat kontroversial, diiringi oleh melodi latar "The Lion Sleeps Tonight", fitur wajah Barack Obama dan Michelle Obama disintesis dan dipindahkan ke tubuh seekor monyet kartun. Tindakan ini jelas bukan sekadar lelucon kasar yang dapat dijelaskan, tetapi menyentuh titik sensitif yang lama dan berkelanjutan terkait rasisme terhadap kelompok kulit hitam, yaitu menyerang melalui stereotip yang mendepersonalisasi, sehingga segera mengundang kritik keras dari kedua partai, Demokrat dan Republik. Perlu dicatat, di dalam Partai Republik juga jarang terdapat suara penentangan. Senator Tim Scott secara blak-blakan menyatakan bahwa ini adalah salah satu hal paling rasis yang pernah saya lihat di Gedung Putih ini, dan ia dengan tegas meminta untuk menarik kembali; sementara itu, beberapa senator Republik juga turut bersuara untuk mengecam.

Menghadapi insiden ini, selain merasa terkejut dan marah, saya tidak bisa berkata-kata. Sebagai Presiden AS, ternyata menyebarkan konten yang mengandung penghinaan rasial di saluran media sosial publik ini tidak hanya terbatas pada rendahnya perilaku pribadi, tetapi merupakan suatu penghinaan terhadap kekuasaan publik. Sejak April tahun lalu, saya memang telah mengkritik berbagai kebijakan Trump, tetapi insiden ini tentu saja semakin memperburuk pandangan negatif saya terhadapnya: kerusakan yang ditimbulkan pada reputasi negara dan citra demokrasi AS adalah jangka panjang dan struktural. Rakyat Amerika memilih Trump untuk menjabat di Gedung Putih, tanpa diragukan lagi adalah kesalahan besar. Kesimpulan ini bukan terhadap kemampuan eksekutifnya, tetapi karena ia sama sekali tidak memiliki kualifikasi yang sesuai dalam hal moralitas.