Saham perangkat lunak memiliki potensi untuk pulih dari penurunan signifikan mereka, karena pasar mungkin melebih-lebihkan dampak langsung dari kecerdasan buatan, menurut strategis JPMorgan. Bloomberg memposting di X, menunjukkan bahwa sentimen pasar saat ini mungkin terlalu pesimis mengenai efek jangka pendek AI pada sektor perangkat lunak.

Strategis JPMorgan menyarankan bahwa harga pasar saat ini mencerminkan harapan yang tidak realistis terhadap gangguan yang disebabkan oleh teknologi AI. Mereka percaya bahwa meskipun AI pasti akan memengaruhi industri, dampak langsung mungkin tidak separah yang diperkirakan.

Para strategis berpendapat bahwa sektor perangkat lunak memiliki kapasitas untuk beradaptasi dan mengintegrasikan kemajuan AI, yang dapat menyebabkan pemulihan harga saham. Mereka menekankan pentingnya membedakan antara potensi jangka panjang dan gangguan jangka pendek saat mengevaluasi prospek sektor ini.

Investor disarankan untuk mempertimbangkan konteks yang lebih luas dari integrasi AI ke dalam industri perangkat lunak, daripada hanya fokus pada gangguan yang segera. Para strategis menegaskan bahwa dasar-dasar sektor ini tetap kuat, dan potensi untuk pertumbuhan tetap ada meskipun ada volatilitas pasar saat ini.