Canton Coin sedang mengalami penurunan di momen krusial. Setelah sempat menembus kembali zona konsolidasi dalam pola bullish, token ini sudah terkoreksi hampir 16% dalam tujuh hari terakhir dan sekarang berada sekitar 22% di bawah harga tertingginya sepanjang masa yang terjadi seminggu lalu. Pergerakan ini membuat struktur bullish yang selama ini banyak dipantau berada dalam risiko.

Kondisi secara umum masih menunjukkan potensi kenaikan signifikan jika situasi membaik. Tapi, penurunan volume dan arus modal mengindikasikan peluang untuk breakout itu bisa saja tertutup lebih cepat dari perkiraan.

Breakout Cup-and-Handle Menghadapi Tekanan di Dekat Support Kunci

Pada grafik 12 jam, Canton telah membentuk pola cup-and-handle, struktur yang seringkali menjadi tanda akan ada kelanjutan tren naik yang kuat. Fase handle menggambarkan jeda setelah kenaikan, di mana harga berkonsolidasi sebelum mencoba melakukan breakout.

Untuk Canton, proyeksi breakout tersebut masih terbilang agresif. Jika harga mampu kembali menguat dan menembus resistance neckline, pergerakan selanjutnya masih mengarah ke potensi kenaikan 172%. Namun, permasalahannya terletak pada posisi harga saat ini.

Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar ke buletin harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

Canton bergerak tepat di atas zona support handle, sehingga risiko turun sekarang lebih besar dibandingkan potensi naiknya. Penutupan harga 12 jam secara konsisten di bawah US$0,13 akan semakin melemahkan struktur ini.

Ketidakseimbangan ini sangat berpengaruh. Neckline berada jauh di atas harga saat ini, sedangkan titik invalidasi sangat dekat. Hal ini membuat pola bullish menjadi sangat rapuh untuk jangka pendek.

Minat Sosial yang Meningkat Menahan Breakdown untuk Saat Ini

Salah satu faktor yang mencegah terjadinya penurunan lebih tajam adalah meningkatnya perhatian publik. Dominasi sosial, yang mengukur seberapa sering sebuah token dibicarakan dibanding aset kripto lain di pasar, mengalami kenaikan tajam dalam beberapa hari belakangan.

Sejak 3 Januari, dominasi sosial Canton naik dari sekitar 0,05% menjadi 0,56%, atau meningkat lebih dari sepuluh kali lipat hanya dalam waktu kurang dari satu minggu, meski harga sedang turun. Lonjakan ini sangat mencolok, apalagi di tengah performa mingguan yang lemah.

Hubungan ini pernah terjadi sebelumnya. Pada pertengahan Desember, ketika dominasi sosial membentuk puncak lokal, harga Canton reli 57% hanya dalam beberapa hari. Puncak lokal kedua muncul sekitar 28 Desember, ketika dominasi sosial mencapai 0,74% dan harga berada di kisaran US$0,12. Lonjakan perhatian tersebut diikuti dengan pergerakan harga berlanjut hingga US$0,17, yang merupakan harga tertinggi Canton sejauh ini.

Dalam sejarah perdagangan Canton yang masih singkat, lonjakan dominasi sosial selalu beriringan dengan kenaikan harga lokal. Hal itu membuat kenaikan perhatian publik kali ini patut diperhatikan. Inilah kemungkinan utama harga CC belum mengalami breakdown meski kondisi pasar secara umum sedang lemah.

Tapi, perhatian saja tidak cukup untuk menopang breakout.

Volume dan Arus Modal Lemah Menekan Outlook Bullish untuk Harga Canton

Meskipun minat sosial meningkat, partisipasi tidak turut bertambah. On-balance volume (OBV) yang mencatat apakah volume mengonfirmasi arah harga tetap bergerak turun di grafik 12 jam. Sejak pertengahan November, harga Canton memang terus menanjak, namun OBV justru bergerak berlawanan arah. Dan perlemahannya masih berlanjut.

Divergensi tersebut menunjukkan reli yang ada hanya disokong volume perdagangan tipis, bukan oleh meningkatnya permintaan. Inilah alasan harga kini kesulitan untuk lanjut naik, sehingga memperpanjang masa konsolidasi.

Data arus modal pun menambah kekhawatiran. Chaikin Money Flow (CMF) yang mengukur apakah modal besar masuk atau keluar suatu aset jatuh di bawah garis nol pada 5 Januari. Pergerakan ini menandakan adanya arus keluar bersih. Walaupun CMF sempat stabil dan menghindari breakdown setelah rebound kecil pada 7 Januari, kondisinya tetap lemah dan mendekati penurunan lagi.

Ketika OBV dan CMF sama-sama turun, artinya pelaku besar tidak menambah modal baru. Tanpa dukungan itu, pola bullish biasanya gagal sebelum mencapai zona breakout-nya.

Dari sisi harga, level-levelnya sudah jelas. Harga Canton perlu bertahan di atas US$0,13 agar sentimen bullish tetap terjaga. Jika harga kembali naik di atas US$0,15, ini menjadi tanda awal kekuatan mulai pulih. Dorongan berkelanjutan di atas US$0,19 dibutuhkan untuk memicu skenario breakout 172%.

Ke sisi bawah, jika harga turun di bawah US$0,13 lalu melewati US$0,11 (dekat area support handle), itu akan menjadi konfirmasi struktur bullish sudah melemah cukup besar.

Saat ini, harga Canton didukung oleh meningkatnya perhatian, bukan oleh volume atau modal yang masuk. Ketidakseimbangan ini menjelaskan adanya tekanan pada pergerakan harga. Jika partisipasi beli dan arus uang tidak segera meningkat, maka setup bullish berisiko gagal berkembang sebelum benar-benar terjadi.