Harga Ethereum mengalami koreksi setelah pemulihan stabil yang dimulai pertengahan Desember. Meski turun lebih dari 4% dalam 24 jam terakhir, ETH masih naik sekitar 5% dalam sepekan dan bergerak sideways selama sebulan terakhir. Pergerakan sideways ini menunjukkan pasar berada di antara tekanan beli dan jual yang seimbang.
Penolakan terbaru dekat resistance menyoroti ketidakseimbangan ini. Pembeli memang terus masuk, tapi mereka belum cukup kuat untuk mendorong breakout. Akibatnya, Ethereum kini berada di titik krusial di mana satu level bisa menentukan apakah koreksi tetap dangkal atau justru makin dalam.
Symmetrical Triangle dan Divergence Tunjukkan Pembeli Ragu di Resistance
Ethereum telah bergerak dalam pola segitiga simetris sejak awal November. Pola ini terbentuk saat harga membentuk lower high dan higher low secara bersamaan, menandakan baik pembeli maupun penjual aktif namun tidak ada pihak yang menguasai pasar. Inilah alasan ETH sulit membentuk tren meski sudah berkali-kali mencoba naik atau turun.
Tekanan itu terlihat jelas minggu ini. Setelah rebound dari garis tren bawah pada 18 Desember, Ethereum naik perlahan hingga kembali menguji garis tren atas pada 7 Januari. Seperti penolakan di garis tren atas pada 10 Desember, penjual kembali masuk dan harga pun terkoreksi.
Momentum juga mengonfirmasi keraguan pasar. Antara 10 Desember hingga 6 Januari, harga Ethereum membentuk lower high, sementara Relative Strength Index atau RSI membentuk higher high. RSI mengukur kekuatan momentum. Saat momentum naik tapi harga tidak ikut naik, ini menandakan tekanan beli mulai melemah. Hidden bearish divergence seperti ini biasanya muncul ketika pembeli berusaha menembus resistance, tapi gagal.
Ingin insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.
Secara sederhana, pembeli sudah menunjukkan minat, namun tidak dilanjutkan secara konsisten. Kurangnya komitmen membuat penjual berhasil mempertahankan garis tren atas lagi.
Holder Jangka Pendek Membuat Pergantian karena Dukungan Cost Basis Mulai Jadi Fokus
Data on-chain membantu menjelaskan kenapa momentum melemah. Kelompok yang mendorong volatilitas belakangan ini adalah holder jangka sangat pendek, seperti terlihat pada data HODL waves — metrik yang membagi cohort berdasarkan lama waktu memegang aset.
Wallet yang memegang ETH selama satu hari hingga satu minggu memangkas porsi pasokan mereka dari sekitar 2,05% pada akhir Desember menjadi sekitar 1,34% saat harga menguji resistance pada 6 Januari. Aksi jual inilah yang sejalan dengan penolakan di dekat garis tren atas.
setelah koreksi dimulai, kelompok ini mulai membangun posisi lagi sehingga porsi mereka naik menuju 1,67%. Pola beli di saat harga turun dan ambil untung saat harga puncak inilah yang bikin pasar bergerak, bukan menentukan arah. Pola seperti ini menambah tekanan saat reli dan membuat kelanjutan kenaikan melemah.
Perilaku ini penting karena Ethereum bergerak di sekitar harga biaya dasar mereka. Ada klaster pasokan besar antara kisaran sekitar US$3.146 sampai US$3.164, mewakili lebih dari 3,1 juta ETH. Zona ini menjadi area penentu. Kalau harga bertahan di atas area ini (yang saat ini belum terjadi), pembeli punya fondasi kuat untuk bergerak lebih lanjut.
Jika zona ini tembus, permintaan di bawah area ini jauh lebih tipis.
Di bawah zona itu, klaster besar berikutnya baru muncul di kisaran US$2.819 sampai US$2.835, di mana sekitar 3,0 juta ETH terakhir berpindah tangan.
Jarak gap tersebut menjelaskan kenapa aksi jual jangka pendek di dekat resistance cukup berisiko. Jika support tembus, harga bisa turun cepat sebelum menemukan pijakan kuat berikutnya.
Bisakah Whale Membantu Harga Ethereum Bertahan di US$3.140
Meski holder jangka pendek menambah volatilitas, pelaku jangka panjang masih setia menopang pasar. sejak harga mulai koreksi, holder besar (whale) mulai menyerap pasokan, sehingga mencegah penurunan yang lebih tajam. sejak 7 Januari, holder besar Ethereum sudah menambah sekitar 200.000 ETH ke saldo mereka.
Pada harga saat ini, nilai penyerapan suplai selama koreksi mencapai sekitar US$620 juta. Dukungan inilah yang membuat Ethereum tetap stabil dan tidak anjlok.
Sekarang, segalanya berpusat pada satu level penting. Penutupan harian di atas US$3.140 akan menempatkan ETH di atas sisi bawah klaster basis biaya utama dan kembali membuka peluang ETH menuju US$3.300 serta uji ulang batas atas pola segitiga.
Di sisi bawah, US$3.080 menjadi garis pertama yang perlu diwaspadai. Jika harga terus bertahan di bawah level ini, ETH akan masuk ke zona permintaan yang lebih tipis di bawahnya, sehingga risiko jatuh lebih dalam ke area US$2.800 makin besar.
Harga Ethereum saat ini tidak lemah, tapi masih ragu-ragu. Pembeli sudah hadir, penjual juga aktif, namun belum ada pihak yang menekan terlalu kuat. Sampai situasi berubah, harga akan tetap bergerak di sekitar level-level kunci dan menunggu adanya kepastian untuk menggantikan keraguan.

