Presiden AS Donald Trump dikabarkan tidak memiliki rencana untuk memberikan grasi kepada mantan CEO FTX, Sam Bankman-Fried (SBF), meskipun telah mengeluarkan gelombang grasi sejak kembali menjabat.
Pada tahun pertamanya kembali sebagai Presiden, Trump telah memberikan ratusan grasi dan pengurangan hukuman. Ini termasuk beberapa tokoh ternama di industri aset kripto.
Sam Bankman-Fried Tidak Akan Mendapatkan Pengampunan Presiden
Dalam sebuah wawancara terbaru dengan The New York Times, Presiden Donald Trump menegaskan bahwa grasi presiden untuk Bankman-Fried sangat kecil kemungkinannya. Presiden juga menyebutkan beberapa kasus menonjol lain di mana ia tidak berniat memberikan grasi.
Daftar tersebut mencakup mantan Senator New Jersey Robert Menendez, pemimpin Venezuela Nicolás Maduro, dan rapper Sean “Diddy” Combs.
Bankman-Fried dijatuhi hukuman 25 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas sejumlah tuduhan penipuan dan konspirasi terkait kehancuran exchange FTX. Meski telah divonis, upaya untuk mendapatkan grasi masih berlanjut.
Pada Januari, Bloomberg melaporkan bahwa kedua orang tuanya mulai melakukan pendekatan untuk meminta grasi dari Trump. Mantan CEO FTX itu juga kembali memperbarui upayanya pada Februari 2025 dalam wawancara pertamanya di penjara bersama The New York Sun.
“Pada waktu itu, saya melihat diri saya cenderung ke tengah-kiri, dan sekarang saya tidak lagi berpandangan seperti itu. Pada 2022, saya telah menghabiskan banyak waktu di Washington, D.C., bekerja dengan legislator, regulator, dan eksekutif, dan saya benar-benar merasa frustrasi serta kecewa atas apa yang saya saksikan dari pemerintahan Biden dan Partai Demokrat. Terutama dalam kebijakan kripto, pemerintahan Biden benar-benar sangat merusak dan sulit diajak bekerja sama. Saya rasa kasus saya termasuk dalam konteks yang lebih luas itu,” ucap SBF.
Bankman-Fried juga telah mengajukan banding untuk membatalkan hukuman 25 tahunnya. Untuk saat ini, ia menjalani hukuman di penjara dengan tingkat keamanan rendah di dekat Los Angeles. SBF baru bisa bebas bersyarat pada Oktober 2044.
Sorotan untuk Grasi Kripto Trump di 2025
Meski harapan grasi bagi Bankman-Fried telah pupus, Trump justru memberikan sinyal terbuka untuk grasi di kasus aset kripto lain. Presiden belum lama ini menyebut bakal “meninjau” kasus CEO Samourai Wallet, Keonne Rodriguez.
Menariknya, Trump telah mengeluarkan tiga grasi penting terkait aset kripto pada 2025:
Ross Ulbricht, pendiri Silk Road, mendapatkan grasi pada Januari 2025.
Pada Maret, Trump juga memberikan grasi kepada para co-founder BitMEX, yaitu Arthur Hayes, Benjamin Delo, dan Samuel Reed, serta Gregory Dwyer yang pernah menjabat kepala pengembangan bisnis.
Terakhir, grasi Presiden pada Oktober 2025 membebaskan pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), dari vonis yang diterimanya pada 2023.
Grasi untuk Zhao memicu banyak kritik dari sejumlah eksekutif industri maupun regulator. Tujuh Senator Demokrat menyerukan investigasi atas keputusan tersebut. Para legislator, termasuk Elizabeth Warren dan Bernie Sanders, mempertanyakan apakah World Liberty Financial yang didukung Trump beserta hubungan yang dilaporkan dengan Binance, berperan dalam keputusan ini.



