Exchange-traded fund (ETF) Bitcoin mengalami arus keluar total sebesar US$1,128 miliar selama tiga hari perdagangan berturut-turut, hampir menghapus arus masuk bersih yang tercatat pada dua hari perdagangan pertama tahun 2026.
Exchange-traded fund (ETF) Ethereum juga melanjutkan dua hari berturut-turut arus keluar bersih, sedangkan beberapa ETF altcoin utama terus menarik arus masuk baru pada 8 Januari.
Momentum ETF Bitcoin Menghadapi Pembalikan Tajam
Berdasarkan data dari SoSoValue, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot menutup tahun 2025 dengan kondisi yang lemah. Pada bulan November, arus keluar mencapai US$3,48 miliar. Ini adalah arus keluar bulanan terbesar kedua yang pernah tercatat, hanya sedikit di bawah angka bulan Februari sebesar US$3,56 miliar. Tekanan jual mereda pada bulan Desember, dengan arus keluar bersih berkurang menjadi US$1,09 miliar.
Awal tahun membawa momentum baru. Exchange-traded fund (ETF) BTC menarik arus masuk bersih sebesar US$471,14 juta pada 2 Januari, lalu bertambah US$697,25 juta pada 5 Januari. Ini menjadi arus masuk harian terbesar dalam hampir tiga bulan terakhir. Jika digabungkan, dua sesi itu menghasilkan arus masuk senilai US$1,17 miliar.
Tapi, sentimen pasar langsung berbalik. ETF mencatat arus keluar sebesar US$243,24 juta pada 6 Januari, disusul US$486,08 juta pada 7 Januari, menjadi arus keluar terbesar sejak 20 November.
Pada 8 Januari, produk-produk ini kembali mencatat arus keluar sebesar US$398,95 juta. Jika dijumlahkan, total arus keluar selama tiga hari perdagangan berturut-turut mencapai US$1,128 miliar.
“Selera risiko jelas mulai menurun lantaran investor menarik modal dari eksposur BTC,” tulis Coin Bureau .
IBIT milik BlackRock mengalami arus keluar bersih sebesar US$193,34 juta, sedangkan dana milik Fidelity mencatat arus keluar sebesar US$120,52 juta. ETF dari Ark & 21Shares, serta Grayscale, juga mencatat arus keluar bersih. Sebaliknya, ETF Bitcoin dari WisdomTree justru mendapat arus masuk walaupun jumlahnya kecil, sedangkan produk lain melaporkan tidak ada arus dana.
Exchange-traded fund (ETF) Ethereum spot mengikuti tren Bitcoin, dengan mencatat arus keluar bersih sebesar US$159,17 juta pada hari Kamis. Ini terjadi setelah sebelumnya terjadi arus keluar sebesar US$98,45 juta di hari sebelumnya.
Di sisi lain, ETF altcoin baru menunjukkan ketahanan yang relatif lebih baik. ETF XRP bangkit dengan arus masuk bersih sebesar US$8,72 juta pada hari Kamis setelah sebelumnya mencatat arus keluar harian perdana sebesar US$40,8 juta pada hari Rabu. ETF Solana mempertahankan arus masuk selama delapan hari berturut-turut, dengan tambahan US$13,64 juta pada hari Kamis.
Bitcoin Hadapi Ujian Penting saat Pasar Menunggu Putusan Pengadilan AS tentang Tarif
Pelemahan permintaan ETF sejalan dengan penurunan harga Bitcoin belakangan ini. Aset kripto terbesar ini turun 1,3% sejak hari Senin. Pada waktu publikasi, harga Bitcoin berada di US$90.360, naik tipis 0,38% dalam 24 jam terakhir.
Analis pasar Ted Pillows menyampaikan bahwa saat ini Bitcoin diperdagangkan di zona no-trade. Menurut Pillows,
“Bitcoin harus kembali menembus level US$92.000, atau akan turun ke zona US$88.000 yang juga memiliki gap CME.”
Dalam unggahan terpisah, analis ini menyebutkan bahwa pasar kemungkinan baru akan menentukan arah hari ini, dengan fokus investor tertuju pada putusan pengadilan AS terkait tarif Presiden Trump. Walaupun putusan dari pengadilan tertinggi belum pasti hadir hari ini, hari ini memang telah dijadwalkan sebagai “decision day” untuk pengumuman opini, yang memicu spekulasi bahwa kasus tarif bisa saja termasuk yang akan diputuskan.
Pelaku pasar di Polymarket memperkirakan sekitar 75% kemungkinan bahwa pengadilan akan memutuskan menentang tarif tersebut. Jika itu terjadi, Kementerian Keuangan dapat dipaksa mengembalikan dana sekitar US$133 miliar sampai US$140 miliar kepada para importir.
Perkembangan ini berpotensi memicu volatilitas di pasar aset kripto, ekuitas, dan obligasi. namun, sejumlah analis berpendapat langkah ini bisa menjadi sinyal terbentuknya titik bawah pasar.
“Jika Mahkamah Agung membatalkan tarif Trump hari ini, Bitcoin dan aset kripto kemungkinan barusan mencetak titik bawah lokal. Tarif dihapus berarti ketidakpastian berkurang. Biaya turun, ekspektasi laba membaik, dan pasar bisa kembali bernapas. Kalau sudah begitu, biasanya aset berisiko mulai naik lagi,” komentar Master of Crypto .
Secara keseluruhan, pembalikan tajam pada arus exchange-traded fund (ETF) Bitcoin menyorot kehati-hatian investor yang meningkat dalam jangka pendek, walaupun beberapa produk altcoin tertentu masih mengalami permintaan yang stabil. Dengan pasar yang sedang menunggu kejelasan dari potensi putusan pengadilan di AS tentang tarif, pergerakan harga dalam waktu dekat sepertinya akan tetap sensitif terhadap perkembangan ekonomi makro.



