Pernyataan singkat yang diposting YZi Labs di X sangat layak untuk direnungkan berkali-kali: Saat rasio volume DEX terhadap CEX terus bergeser menuju tempat-tempat yang terdesentralisasi, pedagang profesional menghadapi 'bug transparansi' yang krusial. Diterjemahkan menjadi: Seiring rasio volume DEX terhadap CEX terus bergerak menuju tempat-tempat yang terdesentralisasi, pedagang profesional menghadapi 'kelemahan transparansi' yang penting.

Kalimat ini secara langsung menyoroti dua sinyal penting:

(1) Transaksi sedang berpindah secara terus-menerus dari CEX ke DEX, sebuah tren jangka panjang dan struktural;

(2) Ketika transaksi benar-benar pindah ke rantai, pedagang profesional justru kehilangan kerahasiaan eksekusi yang secara default ada di CEX

(3) Genius muncul dalam konteks ini. Proyek ini bukan berusaha menciptakan DEX baru, melainkan berusaha menyelesaikan masalah yang lebih dasar: bagaimana mendapatkan kembali privasi eksekusi dan efisiensi perdagangan yang mendekati CEX dalam lingkungan perdagangan desentralisasi.


I. Masalah utama yang ingin diselesaikan oleh Genius adalah apa?

(1) 'Paradoks transparansi' DEX: keunggulan perdagangan desentralisasi adalah transparansi on-chain, dapat diverifikasi, dan tidak memerlukan kepercayaan, tetapi ketika DEX mulai menangani dana profesional yang semula menjadi domain CEX, transparansi ini justru menjadi beban. Bagi pedagang profesional, dana besar, dan strategi kuantitatif, transparansi on-chain berarti: transaksi besar mudah dipantau secara real-time, tujuan transaksi terungkap lebih awal, terancam oleh MEV, ditiru secara balik, harga eksekusi aktual terus memburuk, dan alpha secara sistemik tergerus—semuanya terpapar secara utuh di blockchain publik.

(2) Inilah yang disebut YZi Labs sebagai 'transparency bug': transparansi itu sendiri tidak salah, tetapi ketika menangani skala perdagangan profesional, transparansi ini kekurangan infrastruktur kunci yaitu privasi eksekusi.

(3) Dana telah dipindahkan ke blockchain, tetapi lapisan eksekusi tidak mengalami peningkatan bersamaan. Dengan munculnya ketidakpastian regulasi dan risiko penyimpanan secara berulang, semakin banyak dana yang beralih ke blockchain. Namun masalahnya adalah: dana sudah pindah, tetapi infrastruktur perdagangan masih terjebak dalam desain 'transaksi transparan tingkat pemula'.

(4) Pendapat inti Genius adalah: persaingan DEX pada tahap berikutnya bukan lagi tentang likuiditas, melainkan tentang kemampuan lapisan eksekusi. Poin paling penting adalah 'bagaimana menyelesaikan eksekusi transaksi besar, kompleks, dan lintas rantai tanpa memicu kecurigaan pasar.'


II. Keunggulan utama Genius dibandingkan DEX lainnya
1. Eksekusi privasi: yang disembunyikan bukan transaksi, melainkan tujuan transaksi.

(1) Genius tidak menyelesaikan masalah privasi melalui kotak hitam yang sepenuhnya tidak dapat diaudit. Pendekatan intinya adalah: transaksi tetap terjadi di blockchain, hasilnya tetap dapat diverifikasi, tetapi satu alamat atau satu jalur tidak lagi mengungkapkan strategi lengkap.

(2) Dengan memecah satu transaksi besar menjadi beberapa transaksi, tersebar ke berbagai alamat, rantai, dan sumber likuiditas, pengamat di blockchain hanya akan melihat **perilaku transaksi yang terfragmentasi dan tidak memiliki kaitan jelas**, sehingga sulit untuk mengungkapkan tujuan keseluruhan. Ini berbeda secara mendasar dari pola DEX tradisional yang menganggap 'satu transaksi = satu tujuan'.

2. Genius bukan DEX, melainkan 'terminal perdagangan profesional + lapisan eksekusi'

(1) Genius tidak berusaha menjadi pasar likuiditas baru. Ia lebih seperti terminal perdagangan on-chain untuk pedagang profesional, pusat eksekusi yang mengumpulkan berbagai rantai, berbagai DEX, dan pasar perpetual.

(2) Artinya, Genius tidak langsung bersaing dengan Aster atau Jupiter atas likuiditas, melainkan berdiri di atas mereka untuk mengoptimalkan eksekusi transaksi. Inilah alasan mengapa CZ secara tegas menyatakan bahwa Genius bukan lawan dari Aster.


3. Lintas rantai bukan fitur, melainkan asumsi bawaan

(1) Di sebagian besar DEX, lintas rantai masih merupakan langkah tambahan, sementara desain Genius berlandaskan asumsi bahwa pedagang seharusnya tidak merasakan keberadaan rantai.

(2) Pengguna menghadapi antarmuka perdagangan yang seragam, bukan pengalaman gabungan dari beberapa rantai. Ini merupakan peningkatan efisiensi eksekusi yang krusial bagi strategi perdagangan frekuensi tinggi, transaksi besar, dan kompleks.


4. Mengapa YZi Labs dan CZ?
(1) Investasi YZi Labs terhadap Genius pada dasarnya merupakan taruhan terhadap suatu penilaian: ketika DEX benar-benar menangani volume perdagangan tingkat CEX, maka infrastruktur perdagangan baru pasti akan muncul.

(2) Posisi Genius bukanlah menciptakan pasar atau menerbitkan aset, melainkan mengisi lapisan yang lama hilang dalam dunia DeFi—yaitu privasi eksekusi dan kemampuan perdagangan tingkat profesional. Peran CZ sebagai penasihat lebih menunjukkan pengakuan terhadap arah evolusi ini.