BETH adalah solusi Binance bagi pengguna yang ingin mendapatkan imbal hasil staking Ethereum tanpa harus menghadapi kompleksitas teknis atau periode penguncian panjang yang biasanya terkait dengan staking ETH. Dengan mengubah ETH yang disetorkan menjadi token yang fleksibel dan dapat diperdagangkan, BETH menjembatani kesenjangan antara staking jangka panjang dan penggunaan sehari-hari di Binance serta ekosistem DeFi yang lebih luas.

Memahami Konteks di Balik BETH

Ethereum memulai transformasi besar dengan peluncuran Beacon Chain pada akhir 2020. Ini menandai fase pertama transisi Ethereum dari proof of work ke proof of stake, pergeseran yang dirancang untuk meningkatkan skalabilitas, keamanan, dan keberlanjutan. Namun, staking ETH awal datang dengan persyaratan ketat. Pengguna harus mengunci tepat 32 ETH, dan penarikan tidak bisa dilakukan hingga fase-fase selanjutnya dari pembaruan ini.

Bagi banyak pengguna, setup ini menciptakan dilema. Mereka menginginkan imbal hasil staking tetapi juga menginginkan fleksibilitas. Di sinilah BETH masuk.

Apa Itu BETH?

BETH adalah versi tokenisasi dari ETH yang disetorkan di Binance. Ketika Anda mengonversi ETH ke BETH, setiap BETH mewakili satu ETH yang telah disetorkan oleh Binance di Chain Beacon Ethereum. Dengan memegang BETH, Anda berhak menerima imbal hasil staking ETH yang dihasilkan oleh infrastruktur staking Binance.

Meskipun Ethereum awalnya dikenal karena bukti kerja, roadmap-nya memperkenalkan bukti saham melalui beberapa tahap. Chain Beacon berfungsi sebagai tulang punggung dari sistem baru ini, mengoordinasikan validator dan imbal hasil staking. Meskipun ETH yang disetorkan ke Chain Beacon tidak dapat ditarik segera, BETH memungkinkan pengguna mendapatkan likuiditas kembali melalui tokenisasi.

Mengapa BETH Ada

Staking langsung di Chain Beacon bersifat satu arah hingga pembaruan Ethereum selesai sepenuhnya. Dana terkunci, dan staking membutuhkan komitmen awal yang besar. BETH menghilangkan kedua hambatan ini. Anda tidak perlu 32 ETH, dan Anda tidak dipaksa tetap terkunci.

Pengguna dapat mengonversi ETH ke BETH dengan rasio 1:1 dan langsung mulai mendapatkan imbal hasil staking. Jika likuiditas diperlukan, BETH dapat diperdagangkan kembali menjadi ETH di pasar tunai Binance, memberikan fleksibilitas yang tidak tersedia pada staking asli.

Cara Anda Dapat Menggunakan BETH

Memegang BETH di Binance secara otomatis memberi hak Anda atas imbal hasil staking, tetapi itu hanyalah titik awal. BETH juga dapat digunakan di berbagai kesempatan penghasilan lainnya.

Di Binance, BETH kadang didukung dalam acara Launchpool. Dengan mengunci BETH ke Launchpool, pengguna dapat menanam token baru yang diluncurkan sambil tetap mendapatkan manfaat dari eksposur staking ETH. BETH juga dapat digunakan di Binance Liquid Swap, di mana pengguna menyediakan likuiditas ke pasangan ETH/BETH dan mendapatkan biaya perdagangan. Menyediakan kedua aset bersama menghindari biaya swap dalam pool.

Di luar Binance, BETH dapat ditarik ke BNB Smart Chain, di mana ia menjadi dapat digunakan dalam aplikasi keuangan terdesentralisasi. Pada protokol pinjaman, BETH dapat disetorkan untuk mendapatkan imbal hasil atau digunakan sebagai jaminan untuk meminjam aset lain.

BETH juga didukung di pertukaran terdesentralisasi seperti PancakeSwap. Pengguna dapat menyediakan likuiditas untuk pasangan BETH/ETH dan mendapatkan imbal hasil. Karena BETH mencerminkan harga ETH secara dekat, pasangan ini umumnya kurang rentan terhadap kerugian tidak permanen dibandingkan pasangan perdagangan yang lebih volatil.

Aggregator imbal hasil di BNB Smart Chain juga mendukung BETH. Platform-platform ini secara otomatis menempatkan BETH yang disetorkan ke dalam strategi yang dirancang untuk memaksimalkan pengembalian, menjadikannya menarik bagi pengguna yang lebih suka pendekatan tanpa perlu campur tangan.

Mengapa BETH dan ETH Tidak Selalu Diperdagangkan 1:1

Meskipun setiap BETH mewakili satu ETH yang disetorkan, harga pasar mereka bisa berbeda. Hal ini terjadi karena mereka bukan aset yang identik. ETH menawarkan fleksibilitas segera, sementara BETH mewakili ETH yang disetorkan dan tunduk pada aturan protokol.

Pemegang BETH mendapatkan imbal hasil staking, tetapi juga menghadapi batasan tertentu, seperti penarikan yang tertunda pada tingkat protokol. Pelaku pasar menilai perbedaan ini secara real time, yang menjelaskan mengapa BETH mungkin diperdagangkan dengan diskon atau premi kecil dibandingkan ETH.

Kesimpulan Akhir

BETH menawarkan cara praktis untuk berpartisipasi dalam staking Ethereum tanpa harus menyerahkan likuiditas atau fleksibilitas. Ini menghilangkan hambatan teknis, menurunkan persyaratan masuk, dan membuka pintu bagi peluang imbal hasil tambahan di Binance dan ekosistem DeFi.

Bagi pengguna yang ingin mendapatkan imbal hasil staking ETH sambil tetap menjaga aset mereka tetap aktif, BETH berfungsi sebagai alat yang serbaguna. Seperti produk kripto lainnya, penting untuk memahami mekanisme, risiko pasar, dan fitur khusus platform sebelum terlibat.

#Binance #wendy #ETH #BETH $ETH