China menindak promosi stablecoin — apakah regulator akan meredakan hype crypto atau memicu inovasi? China telah menginstruksikan broker untuk menghentikan promosi stablecoin, dengan alasan risiko ketidakstabilan keuangan dan penipuan. Sementara itu, regulator AS mengambil pendekatan yang sebaliknya. CFTC kini mengizinkan perdagangan crypto spot di bursa berjangka yang terdaftar, menandai tonggak penting untuk menetapkan AS sebagai yurisdiksi yang ramah crypto. Menurut saya, langkah-langkah regulasi AS—seperti mengizinkan crypto spot di bursa yang terdaftar di CFTC—memiliki bobot lebih. Mereka menunjukkan meningkatnya kepercayaan institusional dan dapat mendorong adopsi global, sementara pembatasan China mungkin hanya akan mengurangi sentimen secara regional.
Pilihan saya adalah $BTC untuk 30 hari ke depan. Pada USD116.7K, ini menunjukkan momentum yang kuat, sementara $ETH (USD3.96K) dan $BNB (~USD 789) terlihat baik tetapi bisa berayun lebih banyak. BTC terasa seperti pilihan yang lebih aman dalam jangka pendek.
Masa Depan Bitcoin: Mengapa Anda Harus Mempertimbangkan untuk Berinvestasi Hari Ini
Per 1 Agustus 2025, Bitcoin ($BTC ) diperdagangkan sekitar $115,000, setelah sempat menyentuh level tertinggi bulanan baru sebesar $118,700. Meskipun ada sedikit penarikan akibat kekhawatiran tarif global, BTC telah menunjukkan ketahanan yang mengesankan, dengan kapitalisasi pasar total kini melebihi $2,29 triliun.
$BTC harga (USD): 2020-2025 | Visualisasi melalui PowerBI 1. Adopsi ETF Memicu Pertumbuhan Sejak peluncuran ETF Bitcoin spot AS pada tahun 2024, modal institusional mengalir deras. Aliran ETF kini menjadi penggerak utama harga BTC. Perusahaan terkemuka seperti VanEck memproyeksikan Bitcoin dapat mencapai $180K pada tahun 2025. Pasokan terbatas (maks 21M BTC) meningkatkan daya tariknya sebagai emas digital.