Pola pembalikan triple bottom terdiri dari tiga titik terendah yang hampir identik dan menunjukkan peluang untuk mengambil posisi beli. Sebelum pembentukannya, penurunan biasanya mendominasi pasar, menyebabkan tren turun yang berkelanjutan.
Titik terendah awal tidak menandakan perubahan signifikan, namun dua titik terendah berikutnya menandakan pembalikan karena pembeli (bulls) berpotensi mendorong harga naik setelah terobosan level resistensi.
Kebanyakan orang di crypto tidak punya strategi take profit, baru nanti setelah merasakan bantingan bear market -90% mulai mikir gimana strategi take profit.
Ini strategi take profit saya yang sangat sederhana.
Misalkan beli suatu alt coin sebutlah koin ABC belinya sebanyak 20 koin, nah si koin ABC ini tiba-tiba naik +50%.
Kebanyakan orang biasanya hold-hold-hold, pas ditanya kapan take profit, pada bengong ga tau strateginya.
Pada hold-hold-hold tar giliran dibanting -90% bear market baru dijual, ini hal yang saya rasakan di bear market 2022, floating profit hanyalah ilusi sebelum di take profit.
Makanya sekarang saya pakai cara yang sangat sederhana.
Misalkan punya 20 koin ABC.
Ketika dia sudah naik +50% jual dulu 1 koin jadi sisa 19 koin, nah kalau dia lanjut naik masih ada sisa 19 koin tuh.
Jika dia naik lagi ke +75% jual lagi 1 atau 2 koin jadi sisa 17 koin.
Begitu terus diulang-ulang ketika semakin naik dijual sedikit-sedikit-sedikit.
Soalnya kita tidak bisa 100% pasti tepat terus menebak arah market.
Kecuali dari awal anda sudah bertekad pengen hold koin ini selamanya, misalnya mau hold #Bitcoin selamanya ya itu sih mau dia naik-turun juga terserah.
Seperti saya bertekad untuk hold #BNB terus ya mau BNB naik-turun saya ga pedulikan grafiknya.
Tapi untuk koin lain yang memang tujuan awalnya untuk trading alias kalau sudah naik mau dijual, maka cara terbaik pakai cara diatas.
Setiap dia naik ke plus sekian persen dijual sedikit, dia naik lagi dijual sedikit, naik lagi dijual sedikit.
Terus anda juga harus tau ending akhirnya itu profit mau diapakan?
Misalnya profit itu dikumpulkan untuk beli Bitcoin lebih banyak.
Atau seperti saya profit dikumpulkan untuk memperbanyak modal usdt sehingga pas nanti bear market modal trading cicilan Ethereum semakin banyak.
Ripple Menghadapi Koreksi Signifikan: Apakah Saatnya Membeli atau Menjual XRP?
Pasar mata uang kripto mengalami penurunan besar selama akhir pekan, dengan Bitcoin mencapai level terendah $60,979.
Ripple (XRP) juga menghadapi kerugian sebesar 22%, penurunan terbesar sejak Agustus 2023.
Meskipun ada tren bearish, XRP mempertahankan dukungan di atas level utama, menarik perhatian para pedagang di tengah volatilitas pasar.
Pasar mata uang kripto telah mengalami koreksi yang signifikan selama akhir pekan terakhir, dengan industri mengalami likuidasi yang tinggi selama periode ini.
Bitcoin, pemimpin pasar, mencatat level terendah $60,979, menyoroti pengaruh bearish besar-besaran yang saat ini mendominasi ruang kripto. Token Ripple (XRP) juga tidak kebal terhadap penurunan ini, mencatat kerugian sebesar 22% selama tujuh hari terakhir, menandai penurunan mingguan terbesar sejak Agustus 2023.
Analis yang Menyebut Kecelakaan Baru-Baru Ini Mengatakan XRP Ditetapkan Untuk Reli 3000%. Inilah alasannya
Pada tanggal 1 April 2024, Egrag Crypto, seorang analis kripto terkenal, memposting tweet tentang penutupan candle XRP Q1. Dalam tweetnya, dia menyatakan bahwa “Gerbang ke Valhalla” berada di atas $0,75 dan “Pintu ValHell” di bawah $0,44. Dia juga mendorong pasukan XRP untuk “tetap stabil” dan mengamankan keuntungan jika diperlukan. Pada tanggal 14 April 2024, Egrag Crypto memberikan pembaruan untuk analisisnya. Dalam pembaruan tersebut, dia mengakui bahwa prediksinya mengenai kisaran XRP yang mungkin diperdagangkan adalah akurat, karena XRP mencapai target yang lebih rendah yaitu $0,44. Egrag Crypto kemudian menyatakan bahwa tindakan selanjutnya dapat mengirim XRP naik 1000% atau 3000%.