#PEPE $1000PEPE
{future}(1000PEPEUSDT)
Pepe TF 4 jam,,, yg bagus nya Pepe lag mencoba bertahan di swep liquidity TF 1 minggu,,, TF gede banget,,, jadi kalau mampu bertahan bakal naik kenceng dia,,, cuman kalau ga kembali lagi turun juga dalem,,, jd hati hati aja dah,,, cuman ada peluang entri di F V G,,,, ya di pantau aja,,,, semoga bisa gas cepat.
Analis dari CryptoQuant memproyeksikan potensi pelemahan lanjutan pada Bitcoin (BTC). Dalam analisis terbarunya, disebutkan bahwa BTC berpeluang turun menuju area $70.000, seiring melemahnya permintaan pasar dalam beberapa waktu terakhir.
Tekanan ini dinilai bisa semakin dalam jika level kunci gagal bertahan. Secara historis, dasar pasar bearish Bitcoin sering kali selaras dengan harga terwujud (realized price), yang saat ini berada di kisaran $56.000. Sementara itu, area $70K dipandang sebagai support menengah yang krusial.
Sejak awal Oktober, minat institusi dan investor besar tercatat menurun signifikan. Salah satu pemicunya adalah ETF Bitcoin yang beralih ke fase distribusi (net selling), berbanding terbalik dengan kondisi akumulasi kuat yang terjadi pada kuartal keempat 2024.
Data on-chain juga menunjukkan penurunan kepemilikan sekitar 24.000 BTC, memperkuat indikasi bahwa pelaku besar saat ini lebih memilih defensif dibanding agresif.
Jika $70K gagal bertahan, market bisa dipaksa mencari keseimbangan baru di level yang lebih rendah.
👉 Follow Menjadi Trader untuk baca sinyal on-chain sebelum market memaksa keputusan.
#menjaditrader #bitcoin #cryptoquant #onchain #marketanalysis
Laporan terbaru dari Project Eleven mengungkap fakta yang bikin komunitas kripto waspada. Sekitar 13,6 juta alamat Bitcoin yang menyimpan aset senilai US$604 miliar (±Rp10.405 triliun) disebut berpotensi terdampak risiko serangan komputer kuantum di masa depan.
Risiko ini muncul karena banyak alamat tersebut sudah terekspos ke publik, sehingga secara teori memungkinkan komputer kuantum untuk mengekstrak private key dari data yang tersedia sesuatu yang hampir mustahil dilakukan komputer konvensional saat ini.
Beberapa tipe alamat yang disorot memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi, di antaranya:
Pay-To-Public-Key (P2PK)
Pay-to-Multisig (P2MS)
Pay-To-Taproot (P2TR)
Kekhawatiran ini memicu fenomena menarik di on-chain. Sejumlah wallet lama (legacy wallets) mulai aktif kembali, diduga untuk memindahkan aset ke alamat yang lebih modern dan aman.
Sebagai contoh, data Arkham Intelligence mencatat bahwa Strategy (MSTR) memindahkan 165.709 BTC senilai sekitar US$14,5 miliar (±Rp241 triliun) ke Fidelity Custody. Langkah ini dinilai sebagai upaya diversifikasi dan peningkatan keamanan aset di tengah isu teknologi masa depan.
Ini bukan ancaman hari ini, tapi risiko yang sedang dihitung market sejak sekarang.
👉 Follow Menjadi Trader untuk insight on-chain, keamanan kripto, dan perubahan struktural sebelum jadi panic headline.
#menjaditrader #bitcoin #quantum #cryptosecurity #onchain
$DOGE market position in 2025 is shaped by strategic institutional integration and notable project development. Institutional growth has provided stronger access and momentum for broader adoption, reinforcing its presence in the crypto landscape. Nevertheless, market pressure persists due to inflationary tokenomics and upcoming token unlocks, which continue to drive sustained selling activity. On the technical side, recent price data indicates a short‑term bullish shift after Dogecoin broke through a key support level, signaling potential recovery even as structural challenges remain. #Dogecoin
$UNI is currently drawing significant attention due to a major governance proposal that could shape its future price and tokenomics. The UNIfication proposal is expected to pass, introducing UNI token burns and fee distribution, which may alter the ecosystem’s economic structure. In terms of price action, UNI has displayed a short‑term bullish trend, though momentum is weakening as trading volume declines. Looking ahead, market prospects remain supported by strong community optimism about tokenomic changes, yet macroeconomic factors continue to pose volatility risks that should not be overlooked. #UNI
Harga emas (XAU) kembali mencetak all-time high, memicu spekulasi bahwa pasar sedang membaca risiko besar dalam beberapa tahun ke depan. Secara historis, lonjakan emas jarang terjadi tanpa alasan biasanya menjadi cerminan ketidakpastian global dan ketakutan sistemik.
Di sisi geopolitik, narasi konflik mulai bermunculan dari berbagai arah. Ketegangan antara AS–Venezuela–Suriah, potensi eskalasi China dengan Jepang dan Taiwan, hingga isu kawasan Asia Tenggara ikut memperkeruh sentimen. Narasi ini ramai diperbincangkan di media sosial dan kanal Telegram tertentu, meski belum dikonfirmasi sebagai arah kebijakan resmi negara-negara terkait.
Yang menarik, pasar justru merespons lebih cepat daripada headline besar muncul. Emas naik, risk asset mulai gelisah, dan arus modal terlihat semakin defensif.
Apakah ini sinyal awal krisis global, atau hanya paranoia siklus geopolitik?
Market belum memberi jawaban pasti tapi pergerakan aset lindung nilai sudah bicara lebih dulu.
👉 Follow Menjadi Trader untuk memilah mana risiko nyata, mana sekadar noise sebelum market bergerak liar.
#menjaditrader #gold #xau #macro #geopolitik
Michael Saylor kembali menegaskan pandangan super-bullish terhadap Bitcoin. Dalam podcast “THE BREAKDOWN” episode #641 bersama David Gokhshtein, Saylor memaparkan visi jangka panjangnya tentang masa depan aset kripto terbesar di dunia.
Menurut Saylor, Bitcoin memiliki potensi menembus harga $1 juta dalam 4–8 tahun ke depan. Ia menggambarkan Bitcoin sebagai “api ekonomi” yang mampu menggerakkan nilai bagi 8 miliar penduduk dunia, sekaligus menegaskan posisinya sebagai Emas Digital yang lebih unggul dibanding emas fisik karena bersifat terprogram, pasokannya terbatas, dan mudah dipindahkan lintas negara.
Dalam wawancara tersebut, Saylor juga menegaskan komitmen perusahaannya, Strategy, untuk terus mengakumulasi Bitcoin tanpa terpengaruh volatilitas jangka pendek. Saat ini, Strategy tercatat menguasai sekitar 3,2% dari total suplai Bitcoin yang beredar, menjadikannya salah satu pemegang BTC terbesar secara korporasi.
Ke depan, Strategy bahkan berencana memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dalam strategi penggalangan dana guna membeli lebih banyak Bitcoin. Langkah ini menunjukkan pendekatan agresif dan visioner dalam mengunci posisi jangka panjang di BTC.
Saylor turut menepis kekhawatiran terkait ancaman komputasi kuantum, menyebutnya sebagai FUD yang dibesar-besarkan. Ia juga optimistis bahwa “Clarity Act”, regulasi kejelasan aset digital, akan disahkan pada 2026, membuka jalan adopsi institusional yang lebih luas.
Bagi Saylor, Bitcoin bukan soal harga hari ini tapi fondasi ekonomi masa depan.
👉 Follow Menjadi Trader untuk insight makro & narasi besar crypto sebelum jadi konsensus pasar.
#menjaditrader #bitcoin #michaelsaylor #crypto