JPMorgan merilis pandangan terbaru soal arah masa depan aset digital, dengan fokus pada stablecoin. Bank raksasa ini memproyeksikan kapitalisasi pasar stablecoin akan meningkat secara bertahap dan berkelanjutan hingga mencapai $500–600 miliar pada tahun 2028.
Analisis yang dipimpin oleh Nikolaos Panigirtzoglou ini mengambil pendekatan lebih realistis dibanding proyeksi agresif dari lembaga lain yang membidik valuasi triliunan dolar. Menurut JPMorgan, pertumbuhan stablecoin akan berjalan seiring dengan ekspansi pasar kripto secara keseluruhan, bukan lonjakan spekulatif sesaat.
Saat ini, ekosistem stablecoin telah melampaui $300 miliar kapitalisasi pasar. Fondasi utamanya datang dari aktivitas trading kripto yang tinggi serta likuiditas kuat di pasar derivatif, menjadikan stablecoin elemen krusial dalam infrastruktur pasar.
Dalam konteks pembayaran global, JPMorgan menekankan keunggulan efisiensi. Stablecoin dinilai mampu meningkatkan velocity of money, memungkinkan volume transaksi besar tanpa perlu lonjakan kapitalisasi yang ekstrem.
Ke depan, JPMorgan juga melihat tokenized deposits dari perbankan dan CBDC sebagai inovasi pelengkap, bukan pesaing, yang akan memperkaya lanskap keuangan digital secara menyeluruh.
📌 Bukan hype, tapi pertumbuhan struktural.
👉 Follow Menjadi Trader untuk insight kripto & keuangan global yang tajam dan nggak sekadar ikut tren.
#menjaditrader #stablecoin #crypto #digitalfinance #onchain
Kelompok peretas yang terafiliasi dengan Korea Utara kembali mencetak rekor. Sepanjang 2025, mereka dilaporkan berhasil menggasak aset crypto senilai US$2,02 miliar, menurut riset Chainalysis. Angka ini melonjak 51% dibanding tahun sebelumnya, dan menjadi bagian besar dari total kerugian crypto global yang mencapai US$6,75 miliar.
Menariknya, pola serangan kini berubah. Para peretas tidak lagi mengincar banyak target kecil, melainkan fokus ke satu serangan bernilai besar. Strategi ini membuat dampaknya ke pasar dan kepercayaan pengguna jadi jauh lebih serius.
Nama Lazarus Group kembali mencuat sebagai aktor utama. Kelompok ini diduga terlibat dalam sejumlah peretasan besar tahun ini, termasuk kasus yang menyeret bursa crypto ternama dan serangan lintas jaringan seperti Solana. Salah satu insiden bahkan disebut menyebabkan kerugian ratusan miliar rupiah.
Buat trader dan investor, isu keamanan kini bukan sekadar risiko teknis, tapi faktor penting dalam membaca arah industri crypto ke depan.
Follow Menjadi Trader untuk update crypto, market, dan risiko tersembunyi yang sering luput dari perhatian trader pemula.
#menjaditrader #cryptonews #cryptosecurity #hack #blockchain tradercrypto
$ZEC has experienced a substantial price surge in the past 24 hours, fueled by strong technical signals and positive market sentiment. On the technical side, EMA and MACD indicators highlight a clear bullish momentum, though RSI suggests a possible overbought condition. Whale activity has played a crucial role, with significant accumulation and supportive news driving the recent rally. The privacy narrative has also gained traction, as growing social engagement underscores ZEC’s role as a key privacy-focused solution in the crypto market. #zec
Laporan terbaru dari Bain & Company mengungkap fakta mengkhawatirkan:
hanya 9% perusahaan crypto yang benar-benar punya strategi menghadapi ancaman komputer kuantum. Artinya, mayoritas industri masih rentan jika teknologi ini benar-benar matang.
Bahkan, 73% pakar IT menilai komputer kuantum bisa menjadi risiko serius bagi keamanan crypto dalam 5 tahun ke depan. Ancaman utamanya? Kriptografi lama berpotensi ditembus.
Kabar baiknya, solusi sudah mulai disiapkan lewat post-quantum cryptography (PQC), teknologi kriptografi baru yang dirancang tahan terhadap serangan kuantum.
Namun, implementasinya tidak instan: butuh waktu bertahun-tahun untuk upgrade protokol, infrastruktur, dan memastikan kompatibilitas sistem.
👉 Intinya: ancaman nyata, solusi ada, tapi prosesnya panjang. Trader dan investor perlu paham risikonya, bukan cuma hype-nya.
Pemerintah negara-negara Uni Eropa akhirnya sepakat melanjutkan proyek digital euro, membuka jalan lebih jelas bagi European Central Bank (ECB) untuk masuk ke tahap pengembangan lanjutan.
Kesepakatan ini menjadi fondasi politik dan hukum setelah bertahun-tahun perdebatan soal desain, privasi pengguna, hingga dampaknya terhadap sistem keuangan. Digital euro dirancang sebagai uang publik versi digital yang bisa digunakan masyarakat luas, berdampingan dengan uang tunai dan sistem pembayaran swasta.
Di balik itu, proyek ini juga menjadi respons Eropa terhadap dominasi stablecoin, sistem pembayaran global non-Eropa, serta perkembangan CBDC di negara lain. Meski begitu, diskusi belum sepenuhnya selesai. Isu seperti batas kepemilikan, perlindungan privasi, dan risiko perpindahan dana besar-besaran dari bank ke digital euro masih jadi perhatian utama.
Bagi ekosistem crypto, ini sinyal penting: pemerintah tak lagi hanya mengatur dari luar, tapi mulai masuk langsung ke arena digital money. Dampaknya bisa dua arah, mendorong adopsi pembayaran digital, tapi juga mengubah peta persaingan stablecoin dan crypto payment ke depan.
Ikuti Menjadi Trader untuk update crypto, makro, dan arah kebijakan global yang bisa berdampak langsung ke market.
#menjaditrader #digitaleuro #CBDC #crypto #blockchain cryptonews macroeconomics