Bitcoin kembali memuncak ke US$96.000 atau 4,3% dalam 24 jam terakhir, Rabu (14/01) pagi. Kenaikan ini memicu posisi short di US$590 juta atau Rp9 triliun lenyap terlikuidasi di waktu yang sama, menurut CoinGlass.
Adapun katalis kenaikan ini terjadi setelah laporan Consumer Price Index (CPI) atau inflasi di Amerika Serikat (AS) stabil di level 2,7% secara tahunan pada Desember 2025.
Artinya, laporan ini menunjukkan bahwa angka inflasi kian mendekat dari target 2%, di ini memperkuat spekulasi the Fed dalam menghentikan kenaikan suku bunga mendatang.
Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).
-# Image Source: Akademi Crypto