Base, wallet self-custodial dan ekosistem aplikasi on-chain yang dikembangkan oleh Coinbase, sedang melakukan perubahan strategi ke pendekatan trading-first.

Sejak diluncurkan pada Juli 2025, aplikasi Base telah menarik ratusan ribu pengguna yang terlibat dalam berbagai aktivitas, mulai dari trading, menabung, membangun, hingga membelanjakan aset secara on-chain.

Base App Beralih ke Visi Trading-First sambil Menjaga Mini Apps dan Creator Coin

Jesse Pollak, pencipta Base, mengumumkan perubahan ini, serta menjelaskan bahwa aplikasi kini akan memprioritaskan peningkatan permintaan dan distribusi untuk semua jenis aset yang bisa diperdagangkan.

Langkah ini mencerminkan masukan dari pengguna yang mengatakan bahwa versi awal aplikasi terlalu menitikberatkan pada fitur sosial, sehingga berbagai aset on-chain kurang mendapat perhatian.

Pollak menuturkan bahwa ada tiga tema utama yang muncul dari umpan balik pengguna:

  • Fokus sosial di aplikasi terlalu mengingatkan pada platform Web2

  • Ada permintaan kuat untuk lebih banyak aset berkualitas tinggi yang bisa diperdagangkan, dan

  • Feed di aplikasi seharusnya menampilkan gambaran lengkap aktivitas on-chain, termasuk aplikasi, saham, prediksi, serta social token.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Base kini akan membangun fitur trading sebagai fitur utama. Perubahan ini bertujuan untuk mendorong aliran modal ke berbagai kelas aset yang sedang berkembang, termasuk protokol, aplikasi, saham, prediksi, meme, dan creator coin.

Pollak menegaskan bahwa pengalaman pengguna (UX) yang finance-first sekarang akan menjadi fondasi aplikasi. Nantinya, beberapa lapisan sosial seperti copy-trading, feed-trading, dan leaderboard akan ditambahkan di atasnya.

Targetnya yaitu meningkatkan keterlibatan pengguna, retensi, dan distribusi di seluruh ekosistem Base.

Mini Apps dan Creator Coin Tetap Jadi Inti saat Base Perluas Trading Global dan Feed Multi-Aset

Meski beralih strategi, Mini Apps tetap menjadi bagian inti dari platform ini. Pollak meyakinkan para pengembang dan pengguna bahwa alat-alat untuk membantu kreator dan memperlancar pengalaman pengguna tetap akan didukung.

“…Mini Apps tetap menjadi bagian inti dari visi ini – kami sedang mengembangkan fitur yang memudahkan penemuan aplikasi, serta alat yang jauh lebih baik untuk memantau performa + leaderboard + dampak (misalnya, berapa banyak orang yang sudah berhasil Anda onboarding). Tujuan utama perubahan ini ialah mendorong lebih banyak distribusi, bukan sebaliknya,” papar dia .

Peningkatan dalam hal kemudahan penemuan aplikasi, pelacakan performa, dan pengukuran dampak – termasuk leaderboard yang memperlihatkan data onboarding pengguna dan keterlibatan aset – sedang dalam proses pengembangan.

Hal ini memastikan bahwa Mini Apps tetap mendorong visibilitas serta distribusi untuk aplikasi dan kreator.

Creator coin, sebagai ciri khas ekonomi Base lain, juga masih akan jadi bagian utama. Pollak secara khusus menegaskan bahwa token $ Jesse miliknya dan aset kreator lainnya tetap didukung. Ini memperkuat komitmen Base pada ekonomi on-chain yang beragam dan inklusif.

Builder, pengembang, dan trader bisa mengharapkan semua fitur tetap dapat diakses luas secara global, sambil mengikuti aturan regulasi di wilayah masing-masing. Hal ini termasuk yurisdiksi seperti Inggris yang memberlakukan pembatasan lebih ketat.

CEO Coinbase Brian Armstrong pun menambahkan bahwa Base App akan memperluas feed agar mencakup lebih banyak aset dan aplikasi, memberikan pengalaman lintas chain namun tetap menghadirkan Base sebagai pusat utamanya.

Pendekatan menyeluruh ini dirancang untuk memudahkan penemuan, menciptakan permintaan, dan mengalirkan modal ke seluruh ekosistem on-chain.

Dengan menambahkan fungsi sosial di atas platform finance-first, Base bertujuan menawarkan lingkungan lengkap bagi aktivitas trading, membangun, dan keterlibatan dengan aset on-chain.

Namun, meskipun terjadi perubahan paradigma ini, Coinbase dan juga Base tetap harus menempuh jalan panjang untuk bisa menarik pengguna, apalagi karena keterlambatan eksekusi dan keamanan yang jadi sorotan.

Para pengembang mengkritik Base karena lebih mengutamakan pihak dalam, meme coin, serta eksperimen sosial daripada kegunaan nyata.

Meski demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa beralih ke visi trading-first merupakan langkah ke arah yang benar, mengikuti tuntutan retail yang menginginkan alat keuangan terintegrasi, bukan aplikasi terpisah atau gangguan sosial on-chain semata.