Motivasi + Pertumbuhan Crypto 🚀 Pasar menghargai kesabaran. 📈 Sementara yang lain panik, investor yang cerdas belajar, memahami, dan memposisikan diri. Jangan kejar hype — bangun strategi. Jangan takut pada penurunan — lihat kesempatan. Crypto bukan hanya tentang keuntungan cepat, tetapi tentang visi jangka panjang. Tetap konsisten. Tetap terinformasi. Tetap optimis. 💎🙌 #Binance #Crypto #Web3 #BUIDL Pos 2 – Disiplin Trading 📊 Pengingat: Manajemen risiko > Keuntungan besar. Trader yang baik tidak menang di setiap perdagangan — mereka mengelola kerugian dengan cerdas.
Bagaimana Transaksi Bekerja Transaksi Bitcoin bergantung pada kriptografi kunci publik. Setiap pengguna memiliki: Sebuah kunci publik (yang menghasilkan alamat Bitcoin yang dapat digunakan orang lain untuk mengirim dana) Sebuah kunci pribadi (yang mengotorisasi pengeluaran dana) Ketika sebuah transaksi dibuat: Pengirim menandatanganinya dengan kunci pribadinya. Transaksi tersebut disiarkan ke jaringan. Node memverifikasi validitasnya. Penambang menyertakannya dalam sebuah blok. Kepemilikan Bitcoin dikendalikan oleh kunci kriptografi — bukan oleh identitas atau catatan terpusat. 4. Penambangan dan Bukti Kerja Bitcoin mengamankan jaringannya melalui mekanisme konsensus yang disebut Bukti Kerja (PoW). Penambang bersaing untuk memecahkan teka-teki matematis yang kompleks. Yang pertama memecahkan teka-teki: Menambahkan sebuah blok baru ke blockchain Menerima hadiah blok (Bitcoin yang baru dicetak + biaya transaksi) Proses ini melayani dua fungsi penting: Ini mengamankan jaringan dari serangan Ini mendistribusikan Bitcoin baru ke dalam sirkulasi Kesulitan penambangan secara otomatis disesuaikan kira-kira setiap dua minggu untuk mempertahankan waktu blok rata-rata 10 menit. 5. Kebijakan Moneter Bitcoin Salah satu aspek paling revolusioner dari Bitcoin adalah jadwal pasokannya yang dapat diprediksi. Pasokan maksimum: 21 juta BTC Hadiah blok dipotong setengah kira-kira setiap empat tahun (sebuah peristiwa yang dikenal sebagai “halving”) Penerbitan berkurang seiring waktu sampai Bitcoin terakhir ditambang Kebijakan moneter yang transparan ini berbeda dengan mata uang fiat, yang dapat diperluas atas kebijakan bank sentral. 6. Node dan Desentralisasi Jaringan Node penuh memainkan peran penting dalam desentralisasi Bitcoin. Sebuah node: Menyimpan salinan lengkap dari blockchain Memverifikasi transaksi dan blok secara independen Menegakkan aturan konsensus Karena ribuan node independen beroperasi di seluruh dunia, tidak ada entitas tunggal yang dapat dengan mudah mengubah protokol atau kebijakan moneter Bitcoin. #MarketRebound #blockchains #BTC☀️ #BTC #BinanceSquareTalks
Apa Itu Bitcoin? Bitcoin adalah sistem moneter digital peer-to-peer yang diperkenalkan pada tahun 2009 oleh pencipta anonim Satoshi Nakamoto. Ini memungkinkan pengguna untuk mentransfer nilai secara global tanpa bergantung pada bank, pemerintah, atau perantara terpusat. Pada intinya, Bitcoin adalah: Terdesentralisasi – Tidak ada otoritas tunggal yang mengendalikan jaringan. Tanpa batas – Transaksi dapat terjadi secara global tanpa izin. Langka – Pasokan dibatasi pada 21 juta koin. Transparan – Semua transaksi dicatat secara publik di blockchain. 2. Blockchain: Buku Besar Publik Bitcoin Bitcoin beroperasi pada teknologi buku besar terdistribusi yang dikenal sebagai blockchain. Blockchain adalah rantai kronologis blok, di mana setiap blok berisi: Daftar transaksi yang telah diverifikasi Stempel waktu Referensi kriptografi (hash) ke blok sebelumnya Struktur ini memastikan ketidakberubahan. Setelah data dicatat dan dikonfirmasi, mengubahnya akan memerlukan pengulangan pekerjaan komputasi untuk semua blok berikutnya — tugas yang hampir mustahil karena skala jaringan. #BTC #TradeCryptosOnX #MarketRebound